Mangaritua Curigai Haris Simamora Bunuh Keluarga Daperum karena Gunakan Nomor Korban

Mangaritua sejak awal sudah mencurigai Haris Simamora membunuh Daperum Nainggilan, istri dan dua anaknya: Maya Ambarita, Sarah dan Arya Nainggolan.

Mangaritua Curigai Haris Simamora Bunuh Keluarga Daperum karena Gunakan Nomor Korban
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Dua orang saksi sidang kasus pembunuhan satu keluarga di PN Bekasi, Senin, (1/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Mangaritua sejak awal sudah mencurigai Haris Simamora membunuh Daperum Nainggilan, istri dan dua anaknya: Maya Ambarita, Sarah dan Arya Nainggolan.

Haris Simamora menghabisi nyawa Daperum dan anggota keluarganya di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ia tak mengenal secara dekat Haris Simamora, tapi pernah berkomunikasi dengan saling kirim pesan singkat melalui apkikasi WhatsApp. 

Tempo hari sebelum pembunuhan sadis malam itu, Maya mengenalkan Haris ke Mangaritua yang dapat mengajaknya bekerja di sebuah pabrik di Cikarang pada Senin (12/11/2018) pagi.

"Saya dibertahu Kak Maya kalau dia punya saudara (Haris) yang bekerja di Cikarang, dia bisa memasukkan kerja, karena kebetulan saya sedang mencari pekerjaan," kata Mangaritua saat bersaksi dalam kasus pembunuhan keluarga Daperum Nainggolan di Pengadilan Negeri Bekasi, Senin (1/4/2019).

Sejak Juli 2018, Mangaritua bekerja sebagai karyawa toko yang dikelola Daperum Nainggolan.

Ia bertugas membantu mengantarkan barang pesanan ke kosumen.

Pekerjaan ini dilakukan sembari dia mencari pekerjaan tetap.

Masih di hari yang sama, Maya memberitahukan kalau Haris meminta data lengkap Mangaritua beserta lamaran agar dapat dimasukkan ke pabrik tempat Haris bekerja.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved