PPSU Kelurahan Susukan Urunan Bantu Keluarga Naufal Rosyid
Rencananya dana sosial yang disisihkan dari gaji setiap personel PPSU yang berstatus Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) itu diberikan.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Seluruh personel PPSU Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur yang kini berjumlah 88 personel urunan untuk meringankan beban hidup keluarga rekannya, Naufal Rosyid (24) yang meninggal pada Sabtu (30/3/2019).
Lurah Susukan Mukodas mengatakan sejak tahun lalu seluruh personel PPSU sepakat memiliki tabungan atau disebut dana sosial yang digunakan kala rekan mereka tertimpa musibah.
"Mereka (PPSU Kelurahan Susukan) itu sudah punya uang untuk dana sosial, setiap ada yang sakit jadi diberi. Memang sejak almarhum masih hidup sudah dicanangkan," kata Mukodas di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (1/4/2019).
Rencananya dana sosial yang disisihkan dari gaji setiap personel PPSU yang berstatus Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) itu diberikan pada malam ketiga saat tahlilan.
• Mantan Kapolsek Mengaku Diperintah Dukung 01, Penjelasan Mahfud MD hingga Akan Diklarifikasi Bawaslu
Dana sosial tersebut bakal bertambah karena seluruh pegawai Kelurahan Susukan pagi tadi baru saja urunan untuk meringankan beban hidup keluarga Naufal.
"Sumbangan itu disisihkan setiap mereka habis gajian, jadi kalau mereka gajian itu langsung ditabung. Kalau pegawai jujur baru tadi pagi urunan, nanti dikasihnya barengan pas hari ketiga, hari Rabu nanti," ujarnya.
Sore tadi, pihak Jasa Raharja juga baru saja memenuhi kewajibannya memberi dana santunan kepada keluarga Naufal yang penyerahannya difasilitasi Mukodas selaku Lurah.
Dari penuturan sejumlah rekannya sesama anggota PPSU, Naufal baru bertugas sekitar dua pekan di atas flyover Pasar Rebo yang lokasinya dikenal rawan kecelakaan oleh PPSU.
Dia ditabrak pengendara sepeda motor yang kini buron di bagian bawah flyover atau saat awal tanjakan oleh pengendara yang melintas dari arah Depok menuju Jakarta.
• Ucapan Amien Rais Tak Percaya MK Picu Kontroversi, Disebut Penghinaan Lembaga Negara dan Sikap KPU
Meski tak mengetahui sebab pasti Naufal meninggal, Mukodas menyebut Naufal sempat menjalani operasi di UGD RSUD Pasar Minggu pada Selasa (26/3/2019) dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB.
"Kalau meninggalnya kenapa saya enggak tahu. Tapi pas operasi itu karena antara otak sama kepalanya ada sekitar 35 cc darah yang sudah mengental, jadi harus dioperasi. Itu penjelasan dari dokter ke pihak keluarga, kebetulan saya ikut mendampingi," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-memandu-keranda-petugas-ppsu-yang-ditabrak-lari.jpg)