Menolak Menari di Depan Teman-temannya, Sang Istri Dipukul dan Digunduli Suaminya
Seorang wanita di Pakistan diduga mengalami kekerasaan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya sendiri.
Namun, Asma berkata polisi menolak memproses kasusnya karena Asma tak bisa membayar "biaya administratif".
Polisi juga mereka menolak memberikan pertolongan medis pada Asma, sebelum Asma membayar.
Ia berkat dalam video:
"Polisi meminta uang untuk pemeriksaan medis. Saya harus membayar mereka."
Asma tidak bisa mencari pertolongan dari orang tuanya karena sudha meninggal.
Ia juga tak punya tempat lain untuk mengadu.
Karena itulah Asma mengunggah videonya di media sosial, berharap ada netizen yang mau menolong.
Video Asma yang viral menarik perhatian Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan, Shireen Mazari.
Melalui akun Twitternya, Shireen Mazari menyoroti kasus ini dan perintah untuk menahan suaminya telah dibuat.
• Hilda Vitria Bantah Soal Pelet Tempe untuk Pikat Billy Syahputra, Roy Kiyoshi Singgung Pengkhianatan
Suami Asma kemudian ditahan bersama rekannya, Rashid Ali.
Pakistan Today melaporkan bahwa mereka diserahkan kepada polisi pada hari Kamis (28 Maret) lalu untuk penahanan fisik selama empat hari.
Asma kemudian bersaksi di hadapan hakim pengadilan pada hari Jumat (29 Maret).
Asma mengungkapkan suaminya membawa dua temannya ke rumah dan meminta Asma untuk minum alkohol.
Kemudian, Asma diperintahkan untuk menari di depan mereka.
Saat Asma menolak, suaminya langsung mengikat kakinya dan berlaku kasar padanya.
• Diisukan Berhubungan Spesial, Denny Sumargo Bongkar Percakapannya dengan Chelsea Islan: Bak Bidadari
Saat Asma akan kabur, terungkap bahwa rekan suaminya mencoba memukul Asma dengan menggunakan penutup got.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suami-pukul-dan-gunduli-istrinya.jpg)