Rawan Penjiplakan, Ribuan UMKM Kreatif di Tangerang Baru 120 yang Bersertifikasi

Acara yang diinisiasi BEKRAF tersebut bertujuan memberikan edukasi dan manfaat HKI serta pendaftaran HKI secara gratis untuk 80 peserta dari 100.

Rawan Penjiplakan, Ribuan UMKM Kreatif di Tangerang Baru 120 yang Bersertifikasi
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Masih banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Tangerang yang belum mempunyai payung hukum atau bersertifikat.

Dari data yang didapatkan, sekira lima ribu UMKM Kota Tangerang yang bergerak di bidang kreatif, baru ada 120 UMKM yang memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

"Kita ada 11ribuan UMKM dan sekitar lima ribuan yang bergerak dibidang kreatif. Kalau untuk data pastinya kami belum data ulang tapi sekira ada 120 UMKM yang sudah ada HKI," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti, Kamis (4/4/2019).

HKI sendiri mencakup Hak Cipta (copyright), dan Hak kekayaan industri (industrial property rights) yang secara otomatis melindungi UMKM dari segala bentuk plagiat juga dilindungi secara hukum.

Namun, Sayuti melanjutkan, dari kegiatan Sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI di bidang ekonomi kreatif di Novotel Tangerang oleh BEKRAF diharapkan dapat menambah jumlah UMKM yang bersertifikasi.

Acara yang diinisiasi BEKRAF tersebut bertujuan memberikan edukasi dan manfaat HKI serta pendaftaran HKI secara gratis untuk 80 peserta dari 100 peserta yang hadir.

"Nanti kan disaring lagi jadi 80 UMKM kreatif kan. Jadi berharap bisa nambah dan jadi 200 yang bersertifikat di bidang kreatif," harap Sayuti.

Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi BEKRAF, Ari Juliano Gema menerangkan, HKI juga dinilai dapat mendongkrak nilai jual bagi para pelaku usaha mikro.

"Mereka menghasilkan produk dan harus dilindungi HKI. Karena tanpanya HKI bisa jadi komoditas. Misalnya kopi, yang satu tidak ada logonya cuma Rp 15 ribu, Starbucks Rp 45 ribu. Padahal isinya sama-sama kopi tapi nilainya berbeda," kata Ari.

Pendaftaran HKI kali ini pun dilakukan secara gratis kalau untuk pendaftaran biasa dikenakan biaya hingga Rp 2 juta untuk bidang kreatif.

Sebagai informasi, Kota Tangerang merupakan kota yang ketiga didatangi setelah Kota Bandar Lampung.

Target HKI yang akan didaftarkan dari kegiatan di Tangerang ini adalah sejumlah 30 dari pelaku umkm binaan dinas dan 50 pelaku ekonomi kreatif yang tergabung dalam komunitas.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved