Pilpres 2019
Peserta Kampanye Prabowo-Sandi Tanda Tangani Spanduk Tolak Warga Asing Ilegal Ikut Nyoblos
Di spanduk panjang tersebut bertuliskan, 'Ayo Dukung!!! Gerakan Dua Juta Tanda Tangan Tolak Warga Asing Ilegal Ikut Nyoblos'.
Penulis: Leo Permana | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Peserta kampanye akbar melakukan tanda tangan di spanduk putih yang digelar di sekitar trotoar Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019).
Di spanduk panjang tersebut bertuliskan, 'Ayo Dukung!!! Gerakan Dua Juta Tanda Tangan Tolak Warga Asing Ilegal Ikut Nyoblos'.
Lalu di bagian kalimat itu terdapat hastag bertuliskan 'Tangkap Usir Warga Asing ilegal'.
Selain itu juga terdapat kalimat lainnya dalam spanduk tersebut, yang meminta KPU batalkan dan hapus 17,5 Juta DPT invalid atau ganda.
"Ayo dukung!!! Gerakan Dua Juta Tanda Tangan meminta dengan sangat KPU batalkan dan hapus 17,5 Juta DPT invalid/ganda untuk Pemilu bersih, jujur dan adil # Hapus17koma5jutaDPTinvalidDanG anda," tulis di spanduk tersebut, Minggu (7/4/2019).
Terdapat di antara masyarakat yang menandatangani spanduk itu dari Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat.
• Tenda Medis dan Logistik Disiapkan Saat Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK
• Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK, Massa Terus Berdatangan
• Kampanye Prabowo-Sandiaga di GBK, Pedagang Makanan dan Minuman Banyak Pembeli
Warga tersebut menuliskan, 'Indonesia lengen punya Presiden baru'.
Selain itu, adapula warga Tomang, Jakarta Barat yang menuliskan 'Ada yang panik takut ganti #Tomang #02'.