Namin Sang Perawat Siamang yang Mengasuh Seperti Anaknya Sendiri
Di waktu bersamaan, istrinya tengah mengandung sehingga Namin harus membagi waktu antara keluarga dan anak siamang itu.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Sudah belasan tahun Namin (44) berkecimpung di dunia satwa sebagai perawat primata.
Ia bekerja merawat binatang di Taman Margasatwa Ragunan, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Namin telah menanggap satwa yang ia pelihara dan rawat seperti anak asuhnya sendiri.
Ia memiliki cerita tentang kebersamaannya bersama seorang anak siamang yang pernah dirawatnya selama kurang lebih 18 tahun bekerja di Ragunan.
Saat itu, Namin ditugaskan untuk merawat anak siamang yang telah dihibahkan oleh pemiliknya ke Ragunan.
• Kalah dari SMA Bukit Sion Jakarta, Tyas Satrio Bangga dengan Perjuangan Rekan-rekannya di SMAN 61
Anak siamang itu tengah mengalami sakit diare yang berkepanjangan sehingga membutuhkan waktu penanganan yang lebih lama.
Di waktu bersamaan, istrinya tengah mengandung sehingga Namin harus membagi waktu antara keluarga dan anak siamang itu.
"Waktu itu saya harus merawat anak siamang yang sedang sakit diare berkepanjangan. Sukar sekali untuk sembuh makan pun enggak nafsu. Kedatangan anak siamang itu berbarengan dengan istri saya yang tengah hamil," kata Namin kepada TribunJakarta.com di kediamannya pada Rabu (10/4/2019).
Namun, ia tak bisa meninggalkan tugasnya sebagai perawat satwa di tengah kehamilan istrinya.
Namin pun sadar harus mencurahkan lebih waktunya untuk kondisi anak siamang itu kembali pulih.
"Saya merawat anak siamang enggak bisa main ditinggal. Meski anak siamang itu baru masuk kandang, tapi saya enggak pandang bulu binatang yang saya pelihara semua sama perawatannya," katanya.
Ia mengaku merawat siamang sudah seperti anaknya sendiri.
"Saya bersihkan setiap hari kotorannya karena diare, kemudian rebusin sayuran dan kacang-kacangan biar hawa dari rebusan itu mengundang selera anak siamang untuk makan. Sampai tidur bareng siamang di dalam kandang. Setiap hari mandiin pakai air hangat juga," katanya.
Ia pun harus mengecek kondisi anak siamang itu setiap 15 menit sekali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/namiin-sang-perawat-siamang.jpg)