Breaking News:

Pemilu 2019

Intruksi Panglima TNI Soal Netralitas Prajurit, KPU Kota Jakarta Timur Bangun TPS di Luar Komplek

"TPS ada tapi ditempatkan di luar komplek, TNI Kan terkait netralitas, Panglima TNI melarang TPS dalam komplek," kata Wage.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Polres Metro Jakarta Timur menggelar simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjelas pemilu 2019 mendatang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur Wage Wardana menyatakan tak ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2019 yang berlokasi di wilayah asrama TNI wilayah Jakarta Timur.

Ketiadaan TPS di wilayah asrama TNI disebut Wage merupakan intruksi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kepada KPU guna menjaga netralitas prajuritnya yang masih aktif.

"TPS ada tapi ditempatkan di luar komplek, TNI Kan terkait netralitas, Panglima TNI melarang TPS dalam komplek," kata Wage di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (15/4/2019).

Secara resmi Wage menyebut KPU tak melarang keberadaan TPS di asrama TNI, namun karena mendapat permintaan dari Hadi KPU sepakat TPS dipindah ke sekitar asrama.

Bawaslu Jakarta Timur Persilakan Warga Copot APK Pemilu 2019

Tercatat ada 218 TPS yang dibangun di luar asrama TNI, yakni di Kecamatan Ciracas 35 TPS, Kecamatan Matraman 31 TPS, Kecamatan Pasar Rebo 52 TPS, Kecamatan Duren Sawit 13 TPS.

Kecamatan Makasar 58 TPS, Kecamatan Cipayung 11 TPS, Kecamatan Jatinegara 13 TPS, Kecamatan Pulo Gadung 20 TPS, Kecamatan Kramat Jati 23 TPS, dan Kecamatan Cakung 4 TPS.

Perihal TPS di asrama Polri, KPU Jakarta Timur mencatat ada 42 TPS yang dibangun di asrama Polri wilayah Jakarta Timur pada tanggal 17 April nanti.

"Sebetulnya tidak ada masalah secara aturan mas, jadi nanti asrama atau komplek Polri masih ada TPS," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved