Kurang Dari 1 Jam Seberangi Laut, Anda Sudah Bisa Kunjungi 3 Pulau Dekat Jakarta Ini

menggelar tikar dan memandang ke lautan lepas Pulau ini menghadap ke pemandangan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Afriyani Garnis
Suasana pantai di Pulau Kelor, Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Wisata pantai selalu menjadi daya tarik wisatawan lokal dan internasional.

Tak jauh dari Jakarta, ada tiga pulau kecil yang bisa dikunjungi sekedar melepas rindu dengan suasana pantai.

Ya, ketiganya adalah Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir.

Tiga pulau itu juga merupakan koleksi sejarah dari Museum Bahari.

Dengan menempuh waktu 30 hingga 45 menit perjalanan laut dari pelabuhan Kamal Muara, Penjaringan, wisatawan bisa menikmati pulau dengan pemandangan gedung-gedung tinggi kota Jakarta dari kejauhan.

Untuk kesana, kebanyakan wisatawan atau pengunjung sebelumnya menggunakan jasa travel.

Harganya cukup murah hanya berkisar Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu, bergantung dari travel yang digunakan.

Dalam waktu satu hari, pengunjung bisa menikmati ketiga pulau itu sesuai arahan dari pemandu wisata.

Pulau Kelor

Perjalanan pertama Anda akan diantar menuju pulau Kelor. 

Pulau yang diperbaiki ada 2013 ini menjadi daya tarik pengunjung karena terdapat sebuh benteng peninggalan Belanda diatasnya.

Benteng yang diberi nama Martell otersebut kerap menjadi sasaran spot foto para pengunjung dengan baground batu bata merahnya yang khas.

Tak jarang, reruntuhan benteng itu dijadikan lokasi prewedding untuk sebagian pasangan.

Usai berfoto, di pulau ini pengunjung juga bisa menikmati pantainya dengan pasir putih nan bersih.

Anak-anak bisa berenang dengan bebasnya. Namun harus tetap dalam pengawasan.

Pulau Onrust

Menuju jam makan siang, pengunjung akan dibawa kembali menyebrang ke Pulau Onrust, hanya 10 menit dari pulau Kelor pengunjung akan disuguhi pulau dengan pepohonan yang sangat rimbun disana.

Sesampainya disana, pengunjung akan diajak berkeliling pulau yang memiliki makam tua tersebut.

Pulau ini terkenal dengan peninggalan sejarahnya yang masih tersisa seperti kerangka bangunan kuno, bekas sumur penduduk zaman dulu, dan termasuk makam bangsawan pada masanya.

Tugu kincir angin yang bertulisan ‘Onrust’ menjadi ikon di pulau ini.

Kincir tersebut juga menjadi saksi bisu berjalannya bengkel kapal pada abad ke-17.

Diketahui, Pulau Onrust dijadikan sebagai cagar budaya oleh Gubernur Jakarta saat itu, Ali Sadikin pada tahun 1972.

Usai berkeliling, makan siang dan beristirahat, pengunjung akan diajak kembali menyeberang ke destinasi pulau terakhir disana yakni Pulau Cipir.

Pulau Cipir

Pulau yang masih memiliki bebebapa meriam ini terlihat jelas dengan reruntuhan bangunan mes haji yang digunakan pada masanya itu.

Disini pemgunjung bisa menikmati suasana hingga sore hari ketika matahati hendak tenggelam.

Dengan menggelar tikar dan memandang ke lautan lepas Pulau ini menghadap ke pemandangan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Menikmati sisa hari, wahana permainan Banana Boat dan Donat bisa dinikmati pengunjung secara bergantian.

Namun, wahana ini tidak termasuk ke dalam biaya travel diatas tadi.

Pengunjung setidaknya bisa merogoh kocek Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per orangnya untuk mencoba permainan ini.

Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita saat Haid sebagai Pengganti Ibadah Puasa di Bulan Ramadan

Sempat Berstatus Siaga 1, Ketinggian Air Sungai Ciliwung Kini Berstatus Waspada di Depok

250 Rumah Terendam Banjir Setinggi 2 Meter di Tangsel Akibat Luapan Sungai Cisadane

Perlu diketahui, setiap akhir pekan setidaknya 200 orang bisa mengunjungi ketiga pulau ini.

Wisata murah dan tak jauh dari Jakarta, Jadi apakah Anda tertarik mengunjunginya juga akhir pekan ini?

Jangan lupa ajak keluarga, teman dan orang-orang kesayangan Anda ya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved