Pilpres 2019

Sebut Omongan Mahfud MD Tak Bermutu, Fadli Zon Disindir Yunarto Wijaya Soal Prabowo-Sandi Menang 80%

Fadli Zon tak terima dengan ucapan Mahfud MD yang menyebut kemenangan Jokowi-Ma'ruf sulit dibalik oleh pasangan Prabowo-Sandiaga.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, saat memberi keterangan kepada awak wartawan, di pintu keluar Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019). 

Dalam video versi lengkapnya, ada omongan Mahfud MD yang menjelaskan bahwa soal menang kalah di Pilpres 2019 hanya soal waktu.

Omongan ini yang tak ada dalam potongan video yang dicuitkan akun @KingPurwa lalu dikomentari Fadli Zon.

"Kalau soal kemenangan kekalahan soal waktu saja dan kita akan segera selesai kalau dalam soal itu," ucap Mahfud MD di video lengkap wawancara bareng Metro TV.

Video potongan wawancara Mahfud MD turut diunggah akun Twitter 2019 Prabowo Sandi @syarif_alkadrie.

Lewat video ini Said Didu yang notabene anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi berkomentar dan bertanya kepada Mahfud MD soal ucapannya tentang garis keras.

Ia meminta Mahfud MD untuk menunjukkan indikator dengan menyebut sejumlah daerah masuk dalam kategori garis keras.

Cuitan Said Didu kemudian dibalas Mahfud MD.

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, garis keras sama dengan fanatik atau kesetiaan yang tinggi.

Dikatakan Mahfud MD, seseorang dalam posisi ini tidak dilarang dan garis keras menjadi istilah dalam politik.

"Garis keras itu sama dengan fanatik dan sama dengan kesetiaan yg tinggi. Itu bukan hal yang dilarang, itu term politik.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved