Pilpres 2019

Ada Peran Ahok BTP Amankan Suara Jokowi-Maruf di Jakarta, Begini Cerita Stafnya

Ahok atau BTP ternyata memiliki peranan dalam mengamankan suara calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin di Jakarta.

Ada Peran Ahok BTP Amankan Suara Jokowi-Maruf di Jakarta, Begini Cerita Stafnya
Dokumentasi Jonathan Manurung
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menggunakan hak pilihnya di KJRI Osaka pada Minggu (14/4/2019) sekitar pukul 16:30 waktu Jepang. 

"Terakhir tiga hari lalu suaraku sudah 14 ribu. Sekarang kemungkinan naik karena sudah sampai kecamatan," ucap Ima kepada TribunJakarta.com, Rabu (24/4/2019).

Berdasar perhitungan sementara, PDI Perjuangan akan mendapat 4-5 kursi dari Dapil Jakarta X, namun Ima masih menunggu data fiksnya.

TPS Luar Negeri Data Masuk 47,6%: Suara Terendah Jokowi-Maruf 4, Prabowo-Sandi 1

"Tapi suara sementara yang masuk sudah masuk 60-70 persen," imbuh Ima yang sudah mengawal Ahok sejak masih di DPR RI.

Ima mengaku memiliki 64 orang yang masuk timnya, tiap satu kelurahan ia menempatkan dua orang untuk mengawal suaranya.

Mereka terdiri dari para relawan, Ahokers atau pendukung Ahok, dan pengurus PDI Perjuangan tingkat ranting.

"Saya enggak keluarkan biaya saksi karena dibantu tim kampanye daerah PDI Perjuangan dan Jokowi-Ma'ruf," sambung dia.

Ditanya soal kansnya terbuka lebar untuk duduk sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, Ima mengaku perasaannya biasa saja.

"Sebenarnya saya biasa saja mas. Cuma setelah saya dapat pesan dari Pak Ahok, saya sedikit baper," kata Ima.

Menariknya, di Dapil X, Ima adalah caleg termuda dan statusnya masih lajang.

Ahok mendapat kabar anak didiknya bakal menjadi politikus Kebon Sirih, kantor DPRD DKI Jakarta, dari komunikasi WhatsApp yang Imah kirimkan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu memberikan wejangan sekaligus pesan untuk Ima dari Jepang.

"Pesannya Pak Ahok, 'Kamu kerja yang baik saja biar kamu bisa membantu banyak orang,'" sambung Ima.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya turut menyampaikan selamat untuk Ima melalui akun Twitternya.

"Ima selamat!!!" cuit Yunarto Wijaya pada Rabu (24/4/2019) tujuh jam lalu.

Yunarto mengomentari cuitan Ima yang di luar dugaan mendapat suara terbanyak di Dapil Jakarta X dari PDI Perjuangan.

"Gw : Pak menurut penghitungan suara sementara, saya lolos DPRD DKI capaian suara jg diluar dugaan

@basuki_btp : Selamat! Kamu kerja aja yang baik biar bisa bantu orang banyak. Kita semua selalu support

Gw: (emoticon menangis)," cuit Ima.

Cuitan Ima tersebut turut disambut baik netizen yang bersyukur karena lumayan banyak kader Ahok atau BTP bisa duduk di DPRD DKI Jakarta.

Sedikit banyaknya, kader Ahok di DPRD DKI Jakarta akan mengambil sikap kritis terhadap roda pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.

Tak sedikit netizen memberikan komentar dan menanggapi cuitan Yunarto Wijaya yang memberikan ucapan selamat untuk Ima.

Dari komentar salah satu netizen, diketahui Ima adalah caleg PDI Perjuangan yang berani memasang foto Ahok.

Hal itu diungkap netizen dengan akun Jarito Sadewo dalam cuitannya, "Caleg PDIP yang berani pasang foto BTP cuma Mba Ima saja. Salut."

Ucapan selamat juga disampaikan Meutya Hafid Ansyah, politikus Golkar.

"Selamat ya Ima (emoticon hati)," cuit Meutya Hafid.

Tak hanya ucapan selamat, bahkan ada netizen yang mendorong Ahok yang notabene sudah menjadi kader PDI Perjuangan untuk melobi agar partai menempatkan Ima di kursi pimpinan. 

Seperti cuitan Julius di akun @Juliusharyanto.

"Ayo pak BTP lobby partai biar ima dapat kursi dipimpinan DPRD biar suara lebih nyaring. kalo PDIP pemenang di DKI, kursi ketua dprd buat ima," cuit Julis.

TribunJakarta.com sempat mengikuti sepak terjang Ima.

Bisa dibilang Ima adalah ring 1 Ahok.

Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, Ima dan sejumlah teman-temannya satu kampus membuat konveksi baju kotak-kotak sebagai ciri khas Jokowi-Ahok saat itu.

Pembawaannya kalem, tapi Ima banyak menyerap inspirasi dan tahu perjuangan Ahok baik selagi menjadi legislatif maupun eksekutif sewaktu memimpin DKI Jakarta.

Elite PDI Perjuangan sekaligus petahana, yakni Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Gembong Warsono turut memberikan selamat kepada Ima.

"Saya sendiri tahu perolehan suara saya dari Pak Pras (Prasetyo Edi) sejak tiga hari lalu," aku Ima. 

Caleg petahana yang lolos satu dapil dengan Ima adalah Merry Hotma.

"Yang lainnya aku enggak tahu," beber Ima.

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved