Pilpres 2019

Debat Panas dengan Rocky Gerung, Adian Napitupulu Tunjuk-tunjuk hingga 'Disemprot' Pembawa Acara

Terlibat debat panas dengan Rocky Gerung, Adian Napitupulu sampai tunjuk-tunjuk dan disemprot pembawa acara.

Debat Panas dengan Rocky Gerung, Adian Napitupulu Tunjuk-tunjuk hingga 'Disemprot' Pembawa Acara
YouTube/TV One
Adian Napitupulu debat panas dengan Rocky Gerung 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berada dalam program yang sama, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Maruf Amin, Adian Napitupulu terlihat berdebat dengan pengamat politik Rocky Gerung.

Dalam acara Catatan Demokrasi Kita, mulanya Rocky Gerung menyampaikan pendapatnya soal kematian ratusan petugas KPPS.

Meski demikian, ditengah-tengah penjelasan Rocky Gerung, Adian Napitupulu terlihat memotong pembicaraan dan geram.

Perdebatan antara keduanya pun berlangsung saat Rocky Gerung menuturkan, adanya kematian sekitar 500 petugas KPPS itu bak sejumlah anggota DPR RI di Senayan.

"554 itu sama dengan jumlah anggota DPR di Senayan. Bayangkan satu Senayan tiba-tiba meninggal. Jadi ini misteri mau dipecahkan oleh siapa?"

"Saya berterimakasih dengan dokter Ani Hasibuan yang telah melakukan penelitian diluar tugas hariannya. Jadi orang mau penelitian itu biasa aja dan ia mau memecahkannya. Adian Napitupulu tapi mau menghalanginya," ucap Rocky Gerung.

Mengenal Sisi Lain Bukit Soeharto, Calon Ibu Kota Baru yang Sempat Ada Penambangan Batu Bara Ilegal

Kelakar Hotman Paris Saat Datang ke Resepsi Pernikahan Syahrini-Reino Barack: Takut Diunfollow

Mendengar pendapat Rocky Gerung, Adian Napitupulu lantas geram dan langsung bersuara.

Menurut Adian Napitupulu, pernyataan Rocky Gerung itu merupakan penghakiman.

"Enggak benar, itu penghakiman namanya. Siapa yang menghalangi?" tanya Adian Napitupulu seraya tunjuk-tunjuk Rocky Gerung.

"Anda menuduh," sambungnya.

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved