Ramadan 2019
Wujud Toleransi Ketika Wihara Dharma Bakti Gelar Buka Puasa Rutin di Bulan Ramadan
Menggunakan meja yang disusun di halaman wihara, aneka menu berbuka puasa itu menjadi pilihan bagi mereka yang tengah berbuka puasa.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Potret toleransi beragama terekam jelas di Wihara Dharma Bakti atau Klenteng Petak Sembilan di kawasan Pecinan, Glodok, Jakarta Barat saat Bulan Ramadan ini.
Ketika adzan Mahrib berkumandang menandakan waktu berbuka puasa, seluruh orang disini bersama-sama menyantap kudapan yang tersedia di halaman Wihara Dharma Bakti.
Ya, meski Wihara Dharma Bakti merupakan rumah ibadah umat Buddha dan Konghucu, para pengurus di wihara ini menyediakan kegiatan buka puasa gratis setiap harinya sejak awal Ramadan hingga 29 Mei 2019.
Menggunakan meja yang disusun di halaman wihara, aneka menu berbuka puasa itu menjadi pilihan bagi mereka yang tengah berbuka puasa.
Momen kehangatan begitu terasa ketika tidak ada sekat diantara umat muslim yang tengah berbuka dengan pengurus wihara meski mereka berbeda keyakinan.

Salah seorang sukarelawan buka puasa gratis di Wihara Dharma Bakti, Lucas Tjang mengatakan kegiatan buka puasa gratis di wihara ini sudah memasuki tahun kedua.
Lucas menuturkan sejatinya semua agama mengajarkan kebaikan kepada sesama.
Karenanya, ia yakin perbuatan baik yang mereka lakukan kepada umat muslim akan berbalas kebaikan kepadanya.
"Salah satu tujuan buka puasa gratis ini untuk menjaga toleransi beragama yang ada di sini dan di Indonesia pada umumnya," kata Lucas di Wihara Dharma Bakti, Jumat (10/5/2019).
Pantauan wartawan TribunJakarta.com, berbagai menu khas berbuka puasa dihidangkan di wihara ini.
Diantaranya es teh manis, kolak, aneka gorengan, bubur kacang ijo hingga makanan berat seperti nasi kuning serta aneka lauk pauk disediakan bagi para umat muslim yang tengah berbuka puasa di wihara ini.
Lucas mengatakan tiap harinya menu yang disediakan selalu bervariasi. Makanan itu para relawan beli dari sejumlah tempat makan di sekitar wihara.
Ada sekitar 300 menu yang disediakan relawan dan sampai sejauh ini semua mereka yang sediakan selalu habis karena tingginya animo warga.
"Kami sengaja beli dari tempat makan di sekitar wihara agar mereka juga mendapatkan keuntungan dari kegiatan ini," kata Lucas.
Para umat muslim dan warga sekitar Wihara Dharma Bakti telah berada di area wihara sejak Pukul 17.30 WIB.
Mereka awalnya memilih duduk-duduk di halaman wihara ketika para relawan masih menyiapkan menu berbuka.
Saat sudah mendekati adzan Magrib baru mereka mengantre untuk mendapatkan takjil berbuka puasa.
Mayortitas dari mereka pun menikmati takjil itu di halaman wihara sembari berbincang dengan sesamanya.
"Kami utamakan untuk saudara umat muslim yang sedang berbuka puasa meski ada juga warga sekitar yang ikut bergabung disini," kata Lucas.
Adanya acara buka puasa gratis ini disambut baik oleh para warga, khususnya dari kalangan tak mampu yang memang tinggal di sekitar wihara.
Selain menunjukan kepedulian antar umat beragama, kegiatan semacam ini membuat mereka terbantu karena bisa berbuka puasa bersama secara gratis.
"Ya senanglah bisa buka puasa gratis. Apalagi kan yang adain bukan umat muslim ya jadi sebagai bentuk toleransi beragama disini, bagus saya sangat mendukung," kata Artiah, umat muslim yang buka puasa gratis di Wihara Dharma Bakti.