Ramadan 2019

Tak Berizin dan Buka saat Ramadan, Tempat Karaoke di Pejagalan Ditutup

Tempat hiburan malam berupa karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala, RT 01/RW 07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara ditutup.

Tak Berizin dan Buka saat Ramadan, Tempat Karaoke di Pejagalan Ditutup
Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala, RT 01/RW 07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara ditutup, Jumat (10/5/2019) malam 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala, RT 01/RW 07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara ditutup, Jumat (10/5/2019) malam.

Penutupan yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui unsur Satpol PP dan Kecamatan Penjaringan ini usai mengetahui tempat karaoke tersebut tak mengantongi izin usaha.

Terlebih, tempat karaoke itu masih beroperasi saat Ramadan.

"Kita menutup tempat usaha karaoke tanpa izin yang dilaksanakan oleh rekan-rekan Satpol PP," kata Camat Penjaringan, Mohammad Andri, Sabtu (11/5/2019).

Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala, RT 01/RW 07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara ditutup, Jumat (10/5/2019) malam.
Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala, RT 01/RW 07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara ditutup, Jumat (10/5/2019) malam. (Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara)

Penutupan malam tadi ditandai dengan pemasangan garis Satpol PP di sekitar lokasi.

Selain itu, petugas juga memasang stiger penyegelan di pintu tempat karaoke tersebut.

Andri memastikan tempat usaha berbentuk rumah toko (ruko) itu dipastikan tidak mengantongi izin usaha.

Pihaknya pun telah melayangkan tiga tahapan Surat Peringatan (SP) kepada pemilik usaha melalui seorang penjaga tempat usaha, M Ridwan Hadibowo.

Hanya saja, peringatan itu tidak digubris oleh pihak tempat karaoke itu.

Petugas pun akhirnya menutup tempat itu dengan didasari Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2011 Tentang Standar Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja, dan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Ketertiban Umum.

"Jadi tempat usaha yang beroperasi setahun lalu ini sebenarnya hanya mengantongi izin perumahan. Namun dijadikan tempat usaha karaoke oleh pemiliknya. Menimbulkan kebisingan dan diadukan masyarakat kepada kami," ucap Andri.

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Karaoke dan Biliar yang Langgar Jam Operasional Selama Ramadan

Kecuali Karaoke Keluarga, Pemprov DKI Jakarta Larang Diskotek dan Mandi Uap Buka Selama Ramadan

Ketua RW 07 Kelurahan Pejagalan, Suhartoyo menambahkan, pihaknya sama sekali tidak pernah menerima permohonan izin usaha beroperasinya tempat karaoke tersebut.

Ke depan, pengawasan akan dilakukan untuk memastikan tempat karaoke tersebut tidak lagi beroperasi pascapenutupan.

"Tentu kita akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah agar tempat usaha karaoke ini tidak lagi beroperasi," tandasnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved