Kata Warga Soal Identitas Mayat Wanita di Apartemen Habitat Karawaci

Jasad wanita yang ditemukan di kamar 311 Tower C tersebut bekerja sebagai kupu-kupu malam bernama Sulastri.

Kata Warga Soal Identitas Mayat Wanita di Apartemen Habitat Karawaci
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Apartemen Habitat Karawaci yang ditemukan mayat diduga korban pembunuhan, Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA DUA - Setelah geger penemuan mayat di Apartemen Habitat Karawaci, warga Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua digegerkan lagi dengan identitas korban.

Pasalnya, jasad wanita yang ditemukan di kamar 311 Tower C tersebut diduga bekerja sebagai kupu-kupu malam bernama Sulastri.

Berdasarkan informasi yang didapatkan di lapangan, Sulastri masih berusia 21 tahun dan berasal dari Pandeglang, Banten.

"Nama panggilannya banyak, namanya juga kerja gitu. Seringnya sih dipanggil Citra atau Tari," jelas O salah satu penghuni yang tidak mau disebutkan identitasnya pada Minggu (12/4/2019) dini hari.

O menjelaskan, korban sudah menempati tempat kejadian perkara tersebut selama enam bulan sebelum ditemukan meninggal dalam keadaan tanpa busana.

"Tadi sih pas pertama kali ketemu mayatnya, telanjang," sambung dia.

Banyaknya Jumlah TPS dan Akurasi Data Jadi Penghambat Rekapitulasi di Jakarta Timur dan Utara

Jakarta Timur dan Jakarta Pusat Hambat Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi

Apartemen Habitat Karawaci yang ditemukan mayat diduga korban pembunuhan, Sabtu (11/5/2019).
Apartemen Habitat Karawaci yang ditemukan mayat diduga korban pembunuhan, Sabtu (11/5/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Bahkan, selain tanpa mengenakan sehelai benang pun, korban ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan terikat sprei

"Ada bekas kecekik di lehernya," kata O.

Hingga berita ini dilayangkan, TribunJakarta.com belum mendapatkan keterangan resmi dari Kepolisian Sektor Kelapa Dua.

Namun, Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Effendi yang sudah datang ke lokasi kejadian enggan memberikan pernyataan lebih lanjut terkait penemuan mayat tersebut.

"Nanti ya kita masih cari datanya. Tunggu dulu," singkat Effendi

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved