Pukul Lansia Berusia 67 Tahun, Sanny Suharli Merasa Tak Bersalah

Sanny, terdakwa kasus pemukulan seorang nenek Kon Siw Lie (67), bersikeras mengaku dirinya tidak bersalah.

Pukul Lansia Berusia 67 Tahun, Sanny Suharli Merasa Tak Bersalah
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Dua saksi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pemukulan oleh terdakwa Sanny Suharli (69) di PN Jakarta Barat 

 "Selama kontruksinya jelas. Dan buktinya handphone rusak itu sudah memenuhi. Soal benar tidaknya tergantung hakim," katanya.

Sedangkan Suprapto yang tak lain mantan Karyawan Sanny, mengakui melihat keributan tersebut, dan melihat terdakwa memukul hingga mengenai korban, bahkan ia melihat korban memegang matanya.

Suprapto pun juga mengakui bahwa dalam cekcok itu, Smartphone milik Hartawan, anak dari Kon Siw Lie terjatuh.

Smartphone itu kemudian terbagi dua dan rusak.

"Soal memar, bengkak atau tidaknya saya nggak perhatikan jelas. Kalau HP saya melihat LCD-nya rusak," ujar Suprapto.

 Diketahui sebelumnya, Sanny terlibat percekcokan antara Akwan dan Kon Siw Lie, karena permasalahan parkir.

Merasa kesal ketika Akwan merekam, Sanny mengayunkan tangannya hingga mengenai Kon Siw Lie.

Atas kejadian itu Kon Siw Lie melaporkan ke pihak kepolisian. (JOS)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Memiliki Unsur Pidana, Terdakwa Pemukulan Nenek Merasa tak Bersalah, http://wartakota.tribunnews.com/2019/05/14/memiliki-unsur-pidana-terdakwa-pemukulan-nenek-merasa-tak-bersalah?page=2.

Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved