Jakarta Mudik Bersama Cara Pemprov DKI Beri Kenyamanan Warga Saat Mudik

Jakarta Mudik Bersama merupakan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang baru pertama kali digelar.

Jakarta Mudik Bersama Cara Pemprov DKI Beri Kenyamanan Warga Saat Mudik
Dok. Sudin Perhubungan Jakarta Utara
Pendaftar mudik gratis melakukan verifikasi di Kantor Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - 'Jakarta Mudik Bersama' merupakan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang baru pertama kali digelar.

Meski baru pertama kali digelar, namun antusiasme warga Jakarta cukup tinggi dengan tinggal sedikitnya kuota yang tersisa.

Program ini bertujuan untuk memberi kemudahan warga Jakarta yang ingin mudik ke kampung halaman.

"Untuk memberikan kemudahan bagi warga DKI Jakarta yang akan merayakan lebaran di kampung halamannya," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko kepada TribunJakarta.com, Selasa (14/5/2019).

'Jakarta Mudik Bersama' merupakan upaya Pemprov DKI mewujudkan keselamatan selama mudik.

"Jadi ini upaya mewujudkan keselamatan bagi warga DKI Jakarta peserta mudik yang menggunakan sepeda moto dan memberikan kenyamanan pemudik dalam melakukan perjalanan angkutan lebaran," tambah Sigit.

Mudik gratis yang diadakan Pemprov DKI juga sebagai langkah memperlancar lalu lintas selama mudik.

"Membantu mewujudkan kelancaran lalu lintas melalui efisiensi pengguna ruang jalan," terang Sigit.

Puncak Arus Mudik di Tol Tangerang-Merak Diprediksi Pada H-5 Lebaran 2019

Warga Jakarta Antusias Ikuti Program Jakarta Mudik Bersama

Kuota yang disediakan mencapai 16.593 kursi dengan menggunakan sekira 307 bus dan 5.560 kuota motor yang akan diangkut menggunakan 139 truk saat mudik.

Sementara saat arus balik hanya akan disediakan sebanyak 130 bus dengan kapasitas sekira 7.020 orang dan 65 truk dengan daya tampung motor sebanyak 2.600.

Kota tujuan 'Jakarta Mudik Bersama' Pemprov DKI Jakarta meliputi Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogjakarta dan Jombang.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved