Pemilu 2019
Dinilai Sudjiwo Tedjo Remehkan Caleg Muda yang Lolos ke Senayan, Irma Chaniago: Sukanya Nuduh-Nuduh
Sudjiwo Tedjo menilai politikus Partai NasDem, Irma Chaniago meremehkan atau meragukan kopetensi anak-anak muda yang berhasil lolos ke DPR RI.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Budayawan Sudjiwo Tedjo menilai politikus Partai NasDem, Irma Chaniago meremehkan atau meragukan kopetensi anak-anak muda yang berhasil lolos ke DPR RI.
Mendengar pernyataan Sudjiwo Tedjo, Irma Chaniago tak terima.
Hal tersebut terjadi saat Budayawan Sudjiwo Tedjo dan Irma Chaniago menjadi narasumber di acara Catatat Demikrasi, TV One, pada Selasa (14/5/2019).
Awalnya Irma Chaniago tampak membocorkan pesan WhatsApp yang ia terima dari rekannya di Sulewesi.
Irma Chaniago mengatakan rekannya tersebut berkata, orang-orang yang lolos di daerah pemilihannya (dapil) adalah anak muda dan anak pejabat.
Rekan Irma Chaniago itu lantas mempertanyakan kopentesi mereka.
"Nih saya baru terima WA nih dari Sulawesi nih Andi Fauziah, dia bilang Uni dapil saya yang masuk anak-anak pejabat dan anak-anak kecil-kecil, yang sebenarnya kita tahu kompetensinya seperti apa," ucap Irma Chaniago dikutip TribunJakarta.com dari TV One, pada Rabu (15/5/2019).
• Viral di IG! Diperlakukan Begini Saat Kondangan, Seorang Bayi Alami Luka Serius: Dagingnya Keliatan
• Tito Karnavian Bereaksi Saat Ustaz Abdul Somad Pertanyakan Penangkapan yang Terkesan Tebang Pilih
TONTON JUGA
"Ini," kata Irma Chaniago seraya menunjukan layar ponselnya ke kamera.
Melihat tingkah Irma Chaniago, Sudjiwo Tedjo menilai hal tersebut merupakan bentuk sikap meremehkan atau meragukan anak muda yang menjadi anggota DPR RI.
"Ya Bam Miing dan Mbak Irma tadi agak meragukan ya istilahnya anak-anak kecil atau anak-anak kemarin sore yang jadi anggota DPR," jelas Sudjiwo Tedjo.
Berbeda dengan Irma Chaniago, Sudjiwo Tedjo mengaku dirinya justru percaya dengan kemapuan anak-anak muda tersebut.
Pasalnya menurut Sudjiwo Tedjo yang dapat mengalahkan raksasa di dunia perwayangan adalah Gatot Kaca saat masih kecil.
• Gambar Mata Satu di Kafe Gibran Rakabuming Diungkit, Kaesang Pangarep Tanyakan Ini: Kok Gak Ngomong?
• Sebut Nama Rizieq Shihab Saat Bahas Tokoh yang Menghasut, Wiranto Beberkan Kedekatannya dengan FPI
"Kok saya optimistis, karena di wayang itu contoh kalau kita percaya kebudayaan leluhur, yang bisa mengalahkan raksasa yang bahkan dewa enggak bisa itu gatot kaca yang masih anak-anak," tutur Sudjiwo Tedjo.
"Menang kok," tambahnya.
Politikus PAN, Miing tampak merendahkan pernyataan Sudjiwo Tedjo soal perwayangan.
"Nah itu wayang," celetuk Miing.
• Berniat Salat Magrib, Annisa Pohan Malah Takjub dengan Perlakuan Pihak Masjid Singapura: MasyaAllah
• Tegas Sebut Rizieq Saat Bahas Tokoh yang Mengompori, Wiranto Ungkap Kedekatannya dengan FPI di 1998
Sudjiwo Tedjo menilai ucapan Miing adalah bentuk penghinaan terhadap wayang.
Ia lantas berseloroh akan melaporkan Miing ke pihak berwajib.
"Berarti menghina wayang," kata Sudjiwo Tedjo.
"Ini langsung penyakit sosial sekarang, asal ngomong salah menghina. persekusi," ujar Miing.
"Nanti saya laporkan," ucap Sudjiwo Tedjo sambil tertawa.
• Ayu Ting Ting & Shaheer Sheikh Berdansa Sambil Saling Tatap, Denny Darko: Mereka Tak Akan Bersama!
• Ustaz Abdul Somad Pertanyakan Penangkapan yang Terkesan Pilih-pilih, Tito Karnavian Bereaksi Ini
Sudjiwo Tedjo lantas bertanya kepada Irma Chaniago mengapa meremehkan anak-anak muda tersebut.
"Kenapa underestimate?" ucap Sudjiwo Tedjo.
Irma Chaniago tak terima disebut meremehkan anak-anak muda.
Ia lantas meminta Sudjiwo Tedjo untuk tidak menuduhnya sembarangan.
"Saya enggak underestimate loh," tutur Irma Chaniago.
"Tadi kan yang bilang kan yang WA ke saya, jangan nuduh-nuduh juga,"
"Nih mas sukanya nuduh-nuduh," tambahnya.
• Mural Mata Satu di Kafe Gibran Diungkit, Kaesang Pangarep Malah Heran Kakaknya Foto dengan Sosok Ini
• Komentari Foto Penangkapan Pria yang Ancam Penggal Jokowi, Gibran Rakabuming Salfok ke Benda Ini
Sambil mengangkat kedua tangannya, Sudjiwo Tedjo menegaskan dia tak bermaksud menuduh.
"Saya enggak nuduh kok," katanya.
SIMAK VIDEONYA:
Bila Tak Nyoblos karena Surat Suara Habis, Sudjiwo Tedjo Harap Masakan Istri Wakili Partisipasinya
Budayawan Sudjiwo Tedjo harus menunggu menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 2019 karena kehabisan surat suara.
Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter pribadinya, @sudjiwotedjo, Rabu (17/4/2019) pukul 13.30 WIB.
Seperti diketahui bahwa Sudjiwo Tedjo dikenal aktif di media sosial Twitter.
Tak jarang Sudjiwo Tedjo mencuitkan hal terkait Pilpres 2019.
Sudjiwo Tedjo pun kerap diundang menjadi narasumber dalam program diskusi politik di stasiun televisi.
Baru-baru ini, Sudjiwo Tedjo menunjukkan kepada publik bahwa dirinya memang akan menggunakan hak pilihnya.
Namun, beberapa menit lalu Sudjiwo menjelaskan dirinya belum bisa menggunakan hak pilihnya.
Bukan karena tidak terdaftar di DPT.
Sudjiwo Tedjo menjelaskan dirinya belum bisa menggunakan hak pilihnya karena masih harus menunggu adanya surat suara tambahan.
"Aku blm bisa nyoblos sampai jam segini krn TPS-ku kehabisan surat suara yg untuk Pilpres," tulis Sudjiwo Tedjo.
• VIDEO Hibur Pemilih, Petugas KPPS di TPS 048 Krendang Kenakan Seragam SD
• Ditemukan Surat Suara Sudah Tercoblos di TPS 65 Tangerang
Dalam kicauanya itu, Sudjiwo Tedjo pun berbicara kemungkinan dirinya tak bisa menggunakan hak pilihnya.
Sudjiwo Tedjo lantas menyingung soal masakan sang istri yang dimasak pada hari ini.
"Bila sampai batas waktu tetap blm ada lagi, semoga ketupat sayur + sambel goreng rempelo ati pete bikinan Bu Dalang, istriku, hari ini sudah bisa menjadi partisipasi kami ke pemilu," tulis Sudjiwo Tedjo.
Kicauannya itu pun mendapat beragam reaksi dari pengguna Twitter.
Satu pengguna Twitter mempertanyakan soal jumlah surat suara.
"Masa jumlahnya ga sama ya antara untuk pilpres dengan yang lain?"
• Adik Kakak Ini Kompak Mencoblos di Pemilu 17 April 2019, Tapi Belum Tentu Satu Pilihan
• Penyandang Disabilitas Mental di Yayasan Galuh Bekasi Antusias Gunakan Hak Suara
Terkait hal itu, Sudjiwo Tedjo menyebut dirinya juga tidak tahu menahu.
Hanya saja, berdasarkan informasi yang diterimanya, petugas KPPS telah menghubungi TPS lain untuk minta dikirimkan surat suara.
Ada pun surat suara yang dimaksud adalah surat suara untuk pilihan presiden.
"Aku juga bingung. Tapi begitulah penjelasan petugas KPPS-nya ... aku sempat nguping mereka nelpon ke TPS sebelah minta dikirim surat suara yg versi plilhan Presiden," jelas Sudjiwo Tedjo.