Bangunan SD di Pasar Baru Ambruk, Menimpa Warung Hingga Tewaskan Sang Pemilik

Sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD) yang berada di Jalan Belakang Pasar Baru II, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat ambruk menimpa warung

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sisa warung yang hancur tertimpa material bangunan SD yang roboh di Jalan Belakang Pasar Baru II, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019). 

Kronologi Kejadian

Ambruknya bangunan SDN 11 Pagi Pasar Baru yang menimpa sebuah rumah makan disampingnya masih menyisakan trauma mendalam bagi para korban selamat.

Mereka masih syok dan tak menyangka peristiwa nahas itu menimpa mereka siang tadi.

Yanti salah satunya, karyawan warung makan ini mengaku masih sangat terpukul atas kejadian tersebut.

Terlebih, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, Lestari Ningsih (59), sang pemilik warung tewas seketika akibat tertimpa material bangunan.

Wajahnya pucat dan ia tampak gelisah setiap kali menceritakan peristiwa yang menimpanya itu.

Sambil terduduk lemas di sebuah kursi plastik ia bercerita, peristiwa itu terjadi saat dirinya tengah asik memotong sayuran tak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara sang majikan sedang berdiam diri duduk di dalam warung dan satu orang karyawan bernama Wardah (34) sedang melayani seorang pembeli bernama Yubianto Suparta (64).

Saat tengah asik memotong sayuran itu, ia mengaku mendengar suara cukup keras dari dalam komplek SDN 11 Pagi Pasar Baru yang sedang dalam tahap pembongkaran.

"Awalnya saat saya lagi motong sayuran saya dengar ada beko (ekskavator) sedang bekerja merobohkan bangunan dari dalam sekolah," ucapnya, Minggu (19/5/2019).

"Saya enggak curiga apa-apa sih karena sudah seminggu ini memang suara beko selalu terdengar dari sini," tambahnya menjelaskan.

Tak lama berselang, tiba-tiba ia merasakan getaran yang cukup keras dan sempat mengira ada gempa bumi yang terjadi.

Gerakan Kedaulatan Rakyat Dimulai Besok, BPN: Berdemonstrasi Diperbolehkan, Tapi Jangan Anarkis

Omzet Pembuat Dodol Betawi di Bekasi Mencapai Ratusan Juta Rupiah saat Ramadan

Kapolres Imbau Serikat Buruh Tangerang Tidak Tersulut Isu People Power

Nyatakan Berhenti Dukung Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean: Ya, Itu Sikap Saya!

Ia pun sempat ingin lari, saat sebuah batu berukuran kecil menimpa kepalanya.

"Pas saya mau bangun dari tempat duduk, saya kaget tiba-tiba tembok sekolah sudah ambruk menimpa warung," ujarnya.

Tak lama berselang, ia mendengar suara rintihan minta tolong dari balik reruntuhan warung yang sudah porak poranda tertimpa bangunan sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved