Lebaran 2019

Ini Doa Keselamatan dan Perlindungan Selama Perjalanan Mudik Lebaran 2019

Dalam perjalanan mudik, khususnya umat Muslim disarankan memanjatkan berbagai macam doa agar selamat sampai tujuan.

Editor: Kurniawati Hasjanah
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SURAMADU PADAT - Ribuan motor pemudik melintas di Jembatan Suramadu, Selasa (21/8). Pagi hingga pukul 14.00 WIB) roda empat yang melintas sudah 5500an, sementara roda dua 22 ribu. Saat menjelang Idul Adha, Jembatan Suramadu selalu depenuhi pemudik yang menjalankan tradisi toron pulang ke kampung halaman di Madura. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menjelang perayaan Idul Fitri 1440 H atau 2019, biasanya masyarakat Indonesia melakukan tradisi mudik lebaran setiap tahunnya.

Masyarakat dari berbagai daerah mulai menuju kampung halaman masing-masing, baik menggunakan pesawat, kapal laut, bus, maupun angkutan pribadi.

Tradisi mudik tiap tahun, dari tempat mencari nafkah kembali ke kampung halaman, salah satu ciri khas di Indonesia.

Dalam perjalanan mudik, khususnya umat Muslim disarankan memanjatkan berbagai macam doa agar selamat sampai tujuan.

Kita sebagai umat islam pastinya sudah sewajarnya apabila kita mengharapkan keselamatan hanya kepada Allah Swt dengan cara berdoa

Dalam Islam Doa memiliki posisi yang amat penting.

Simak Doa Menerima Zakat Fitrah dan 5 Etika Penerimanya atau Mustahiq

Curahan Hati Karyawan Ria Ricis Ungkap Perlakuan Sang Youtuber: Ditegur, Diomelin & Hampir Dipecat

Bagaimana Hukum Puasa Ramadan saat Baru Sadar Sedang Haid Setelah Berbuka? Ini Penjelasannya

Bahkan Rasulullah SAW menyebut doa itu bagaikan senjata umat Islam.

Selain itu berdoa juga sangat dianjurkan, bahkan Allah SWT memastikan bagi siapa saja yang berdoa maka akan dikabulkan.

Berikut ini dikutip Tribunsumsel.com dari Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag RI

1. Doa Mohon Keselamatan

Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun
Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun (jatim.kemenag.go.id)

Artinya :

"Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang- orang yang kafir." (Qs. Yûnus: 85-86).

Akui Salat Istikharah dan Puasa 40 Hari Sebelum Menikah, Syahrini Tidak Mengalami Menstruasi?

Waktu Pelaksanaan Salat Tahajud, Tata Cara, Doa & Amalan yang Dianjurkan Setelah Salat 5 Waktu

2. Doa Mohon Perlindungan

Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun
Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun (jatim.kemenag.go.id)

Artinya :

"Ya Tuhanku, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya.

Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk golong orang-orang yang merugi" (QS.Hud:47)

3. Doa Permohonan Ampunan

Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun
Kumpulan Doa Keselamatan, Perlindungan dan Permohonan Ampun (jatim.kemenag.go.id)

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah Aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orangorang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat). (QS. Ibrâhîm: 41-42)

Persiapan Ibu Hamil Ikut Perjalanan Mudik Lebaran

 Tradisi mudik biasanya dilakukan beberapa hari sebelum Lebaran tiba. Ada yang menggunakan mobil pribadi. Ada pula memanfaatkan transportasi umum.

Namun bagaimana dengan nasib ibu hamil yang katanya tidak boleh bepergian jauh?

Alih-alih ingin bertemu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman sepertinya harus ditunda terlebih dahulu karena banyak orang yang menyebut 'pamali' bagi ibu hamil untuk melakukan perjalanan jauh.

Namun hal ini dibantah secara gamblang oleh American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil tetap dapat bepergian jauh jika sudah memasuki usia kehamilan 14-28 minggu atau memasuki trimester 2.

Pada trimester ke-2 ini, energi ibu hamil sudah kembali normal, bahkan rasa mual atau morning sickness biasanya hilang.

Walau diperbolehkan untuk menjalani perjalanan jauh seperti mudik lebaran, setiap ibu hamil juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan (ob-gyn) sebelum pergi.

Namun ada sedikit tips nih untuk para ibu hamil yang ingin melakukan mudik lebaran.

Mudik menggunakan mobil pribadi

Selama perjalanan mudik menggunakan mobil, usahakan untuk melakukan istirahat 2 jam sekali selama perjalanan.

Menurut Journal of The American College of Obstetricians and Gynecologists, menyarankan ibu hamil yang sering berkendara untuk beristirahat tiap 1-2 jam terhitung setelah perjalanan dimulai.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko nyeri pada pinggang, perut menjadi kencang, dan kondisi kesehatan lainnya.

Gunakan sabuk pengaman di pinggul atau bawah perut, dan sabuk bahu di tengah dada.

Mudik menggunakan pesawat

Periksakan terlebih dahulu jika ibu hamil memasuki trimester akhir, karena ada beberapa maskapai yang membatasi perjalanan pada ibu hamil di trimester akhir.

Pesan tempat duduk di lorong sehingga ibu hamil bisa berdiri dan meregangkan kaki.

Hindari makanan yang menghasilkan gas dan minuman berkarbonasi sebelum penerbangan.

Gas mengembang dalam tekanan udara rendah di kabin pesawat terbang dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Mudik menggunakan kapal

Sebelum melakukan perjalanan laut, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Karena ada kekhawatiran terhadap penumpang kapal pesiar adalah infeksi norovirus.

Norovirus adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan mual dan muntah parah selama 1-2 hari.

Orang dengan mudah dapat terinfeksi dengan memakan makanan, minum cairan, atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus.

Cuci tangan sesering mungkin di atas kapal, jika mengalami diare dan muntah secara bersamaan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melakukan inspeksi berkala kapal pesiar untuk mencegah penyebaran virus yang meluas.

Mudik menggunakan kereta

Guncangan di dalam kereta sering kali membuat mual dan pusing kepala.

Pastikan ibu hamil berada dalam kondisi bugar dan sehat selama perjalanan mudik lebaran.

Pilih tempat duduk yang nyaman dan menyesuaikan bentuk tubuh, namun jika tidak memungkinkan dapat menambah bantal punggung.

Bantal ini bertujuan untuk menopang leher, punggung, dan pinggang agar ibu hamil tidak terlalu pegal dan nyeri otot saat duduk.

Lakukan peregangan kaki setiap 2 jam sekali dengan cara memutar atau menganggkat kaki selama beberapa menit.

Hal ini dilakukan agar sikulasi darah pada tubuh ibu hamil tetap lancar. Perlu diperhatikan, sebelum memulai perjalanan dan selama di perjalanan, ibu hamildiwajibkan untuk tetap terhidrasi dengan baik dan konsumsi makanan sehat.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Doa Keselamatan dan Perlindungan Selama Perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 & Gridhealth.Id dengan judul Tips Mudik Lebaran Aman Untuk Ibu Hamil yang Katanya Tak Boleh Bepergian Jauh


Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved