Dibully sampai Dipanggil Polisi, Tangis Dokter Ani Hasibuan Pecah: Jangan Sampai Bertambah Korban

Dokter Ani Hasibuan tak kuasa menahan tangis saat presenter TV One, Balqis Manisang bertanya perihal kondisi psikisnya pasca diterpa kasus hukum.

Penulis: Khairunnisa | Editor: Kurniawati Hasjanah
Kompas.com
Ani Hasibuan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dokter Ani Hasibuan tak kuasa menahan tangis saat presenter TV One, Balqis Manisang bertanya perihal kondisi psikisnya pasca diterpa kasus hukum.

Sambil menahan air matanya, Dokter Ani Hasibuan pun mengaku bahwa dirinya sempat marah.

Hal itu terjadi pada Ani Hasibuan ketika mengetahui bahwa dirinya bahkan harus dipanggil oleh pihak kepolisian.

Diwartakan sebelumnya, Polda Metro Jaya memanggil dokter Robiah Khairani Hasibuan atau biasa dikenal Ani Hasibuan untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Hal itu berkaitan dengan ucapan Ani Hasibuan beberapa waktu lalu mengenai tudingan senyawa kimia pemusnah massal yang menjadi penyebab meninggalnya petugas KPPS.

Dalam unggahan berbentuk foto bidik layar artikel dari situs tamsh-news.com yang beredar di media sosial, nama Ani Hasibuan tercantum dalam judul berita disertai pernyataan,

“Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS”.

“Ya, benar, diklarifikasi terkait ucapannya yang menyebut senyawa kimia pemusnah massal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Kamis (16/5/2019).

Namun, berdasarkan penelusuran Kompas.com di pranala https://tamsh-news.com/article/dr-ani-hasibuan-sps--pembantaian-pemilu-gugurnya-573-kpps, dalam tubuh berita dipaparkan soal klaim telah ditemukan senyawa kimia pemusnah massal pada tubuh 573 anggota KPPS yang meninggal dunia, tanpa satu pun pernyataan dari Ani Hasibuan mengenai hal tersebut.

Andre Taulany Kembali Mengisi Acara di TV, Nunung Teriak Gembira, Sule : Raja Gombal Nih!

TKN Sebut Aksi 22 Mei Tak Cuma untuk Sampaikan Pendapat, Andre Rosiade: Kenapa Pemerintah Ketakutan?

 

Menanggapi hal tersebut, Dokter Ani Hasibuan pun mengaku terkejut karena merasa tidak pernah mengatakan suatu hal yang rumit.

Pun dengan adanya sebuah artikel yang memuat sebuah teori yang menurut Ani Hasibuan tidak pernah ia utarakan.

"Saya kaget, karena saya tidak merasa mengatakan sesuatu yang rumit. Saya hanya menyampaikan hal-hal sederhana," ucap Dokter Ani Hasibuan dilansir dari tayangan channel Talkshow TV One edisi Selasa (21/5/2019).

"Saya enggak tahu sama sekali tentang itu. Saya tidak pernah mengatakan itu," sambungnya.

Dokter Ani Hasibuan angkat bicara
Dokter Ani Hasibuan angkat bicara (Youtube channel Talkshow tvOne)

Lebih lanjut, Dokter Ani Hasibuan pun mengatakan bahwa dirinya hanya ingin membantu korban meninggalnya petugas KPPS.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved