Pilpres 2019

Andre Rosiade Himbau Aksi 22 Mei Tak Anarkis & Kondusif, TKN Sebut Pilpres 2019 Ujian Bagi Politisi

BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menghimbau agar aksi 22 Mei kondusif & tak anarkis, Misbakhun justru sebut pilpres 2019 merupakan ujian bagi politisi

Andre Rosiade Himbau Aksi 22 Mei Tak Anarkis & Kondusif, TKN Sebut Pilpres 2019 Ujian Bagi Politisi
YouTube/Kompas TV
Jubir Prabowo, Andre Rosiade 

"Jadi kalau demo itu udah ada surat pemberitahuan yang berisikan sosok penanggung jawab aksi dan lamanya aksi. Pasti Polda Metro Jaya mendapatkan surat tersebut."

"Kita juga bukan buang badan tetapi ini memang gerakan kedaulatan rakyat yang tak bisa kami atur. BPN hanya bisa menghimbau agar aksi tersebut tak anarkis, kondusif dan konsitusional. Itu dilindungin undang-undang," papar Andre Rosiade.

Jadwal Pendaftaran & Tes Masuk Seleksi Mandiri S1 UNAIR, UNDIP dan ITB, Jangan Sampai Ketinggalan!

Bagaimana Hukum Puasa Ramadan saat Baru Sadar Sedang Haid Setelah Berbuka? Ini Penjelasannya

Ini Doa Keselamatan dan Perlindungan Selama Perjalanan Mudik Lebaran 2019

Segera! Cek Prodi Daya Tampung Terbesar di UI, UNPAD dan UGM Sebelum Daftar SBMPTN 2019

Lebih lanjut, Andre Rosiade mempertanyakan soal aksi demonstrasi yang dilindungi undang-undang itu, mengapa tampaknya membuat takut pemerintah saat ini.

"Kenapa terkesan pemerintah ketakutan? melarang masyarakat masuk dan demo, difilter dan dihalang-halangi," tutur Andre Rosiade.

Misbakhun pun mengungkapkan, pilpres 2019 merupakan sebuah ujian bagi politisi dan peserta pemilunya.

Misbakhun dan Andre Rosiade
Misbakhun dan Andre Rosiade (YouTube/Kompas TV)

"Mereka menjadi politisi negarawan atau pengejar kekuasan semata, ini jadi ukuran dan silahkan masyarakat menilai. Mereka mewacanakan kecurangan dan membangun opini masif ketika mereka tak siap untuk kalah," jelas Misbakhun.

Misbakhun menyatakan, pemilu yang ada saat ini telah menyediakan sistem untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke lembaga terkait seperti MK dan Bawaslu.

"Jadi Andre Rosiade menyatakan bahwa peserta aksi merupakan kedaulatan rakyat tetapi profilingnya itu tim mereka. Ini mobilisasi politik saat mereka tak siap kalah," ucap Misbakhun.

Rieta Amalia Marah Besar, Raffi Ahmad Diusir Pergi dan Minta Kembalikan Nagita Slavina Gara-gara Ini

Traktir Belanja Karyawannya, Nagita Slavina Rela Panas-panasan Naik Metromini sampai Tidur Pulas

Ramalan Zodiak Cinta Selasa 21 Februari 2019, Aries Beruntung, Cancer Salah Paham, Libra Waspada

Kembali ke Indonesia Temui Nur Khamid, Polly Alexandria Robinson Terciduk Makan Terong dan Tahu

Rencana Sandiaga Uno Pada Aksi Massa 22 Mei

 Massa aksi 22 Mei 2019 pendukung Prabowo-Sandiaga mulai bergerak ke Jakarta.

Mereka akan melakukan aksi 22 Mei 2019 mengepung gedung KPU. Mereka hendak menyaksikan KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved