Pilpres 2019

Bentrokan di Jatibaru Tanah Abang: Massa Berlarian hingga Lempar Batu, Begini Kondisi Terkininya

Sejumlah massa melakukanpenyerangan kepada aparat di kawasan Jatibaru, Tanah Abang, Rabu (22/5/2019).

Bentrokan di Jatibaru Tanah Abang: Massa Berlarian hingga Lempar Batu, Begini Kondisi Terkininya
KOMPAS TV
Situasi Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Rabu (22/5/2019) sekira pukul 09.15 WIB. 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap massa yang melakukan tindakan anarkis.

Massa Lempari Batu hingga Botol Air Mineral ke Arah Barikade Polisi di Depan Hotel Sari Pacific

RS Budi Kemuliaan: 17 Peserta Aksi Demo Jadi Korban, Tiga Diantaranya Terkena Luka Tembak

Dikatakannya, ada pihak yang memprovokasi massa pendemo hingga pada akhirnya terjadi kericuhan.

Sejumlah orang yang diduga memprovokasi massa in berasal dari luar Jakarta.

"Kita sudah mengidentifikasi, masyakarat dari luar Jakarta yang pertama kali memprvokasi," katanya.

"Aksi yang seharusnya damai tapi diprovokasi yang mengakibatkan masaa terpancing," sambungnya

Massa di Kawasan Asrama Brimob, Jakarta Barat.
Massa di Kawasan Asrama Brimob, Jakarta Barat. (KOMPAS TV)

Dedi menambahkan bahwa hingga saat ini pihak telah mengamankan puluhan orang yang diduga menjadi provokator.

"Dari hasil komunikasi saya dengan teman-teman yang sudah berhasil diamankan ada puluhan massa yang diduga provokator," tandasnya.

Aksi massa ini sudah terjadi sejak Selasa (21/5/2/2019).

Setidaknya ada tiga lokasi yang dijadikan tempat masaa melakukan aksi.

Tiga lokasi tersebut antara lain depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, kawasan Tanah Abang, dan Petamburan dekat Asrama Brimob.

Sempat Diwarnai Aksi Bakar Sampah, Situasi Tanah Abang dan Bawaslu kondusif

Sempat diwarnai aksi bakar sampah, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat saat ini mulai kondusif, Rabu (22/5/2019).

Seperti dilaporkan Kompas TV pukul 4.50, massa sudah bergerak mundur dan api sudah dipadamkan dengan mobil water canon, dibantu petugas pemadam kebakaran.

Sebelumnya, api muncul karena massa membakar sampah di tengah jalan.

Aparat kepolisian dibantu TNI terus maju dan mendesak massa untuk membubarkan diri.

Personel polisi bermotor membubarkan massa di Jalan Wahid Hasyim dekat Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari WIB.
Personel polisi bermotor membubarkan massa di Jalan Wahid Hasyim dekat Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari WIB. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Suara tembakan gas air mata mulai tak terdengar. 

Setelah mulai kondusif, aparat kepolisian yang sejak semalam berjaga beranjak makan sahur pukul 4.25.

Mereka duduk-duduk di pinggir jalan untuk makan sahur di waktu yang mepet.

Pantauan di sekitar Bawaslu juga mulai kondusif.

SBY Ucapkan kepada Jokowi-Maruf Amin dan Apresiasi Prabowo-Sandiaga

SBY Pastikan Demokrat Terima Hasil Pileg 2019 Meski Suara Turun, Ini Poin Evaluasinya

Terlihat ada beberapa warga sudah bisa melintas di kawasan tersebut.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 berlangsung tertib pada Selasa (21/5/2019).

Sebagian besar massa sudah membubarkan diri pukul 20.00.

Massa dari arah Jalan KH Mas Mansyur dekat Blok A Pasar Tanah Abang melemparkan petasan ke arah petugas di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari.
Massa dari arah Jalan KH Mas Mansyur dekat Blok A Pasar Tanah Abang melemparkan petasan ke arah petugas di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari. (TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)

Namun, masih masih ada massa yang menolak membubarkan diri.

Awalnya, mereka berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawasu sekitar pukul 22.00.

Polisi pun bergerak membubarkan paksa. Massa berlarian ke arah Tanah Abang, sebagian lagi ke arah Gondangdia dan terkonsentrasi di Jalan Sabang.

Massa kemudian melempar batu hingga petasan ke arah polisi. Polisi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata kepada kerumunan massa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Subuh, Situasi Tanah Abang dan Bawaslu Mulai Kondusif".

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved