Ditinggal Kakaknya, Waskoni Nekat Panjat Sutet Terminal Kampung Rambutan

"Tadi dibawa ke Polsek Ciracas untuk diperiksa. Pengakuannya dia nekat memanjat karena ditinggal pergi kakaknya di Terminal Kampung Rambutan," ujarnya

Ditinggal Kakaknya, Waskoni Nekat Panjat Sutet Terminal Kampung Rambutan
TribunJakarta/Bima Putra
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memanjat sutet di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (21/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Waskoni (20), pemanjat sutet Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur dengan tinggi sekitar 100 meter pada Selasa (21/5/2019) malam berhasil dievakuasi turun sekira pukul 24.00 WIB.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan Waskoni turun setelah dibujuk anggotanya yang memanjat sutet.

"Alhamdulilah yang bersangkutan berhasil dievakuasi turun. Dia turun manual, tapi tetap menggunakan perangkat keselamatan yang dipasang anggota ke badan dia," kata Gatot di Terminal Kampung Rambutan, Rabu (22/5/2019).

Dari hasil pemeriksaan sementara anggota Polsek Ciracas, Waskoni nekat memanjat sutet hanya karena ditinggal kakaknya pergi di Terminal Kampung Rambutan.

Kepada anggota Polsek Ciracas pemuda yang mengenakan baju koko warna merah dan sarung warna hijau motif kotak-kotak itu berdomisili di Bogor.

"Tadi dibawa ke Polsek Ciracas untuk diperiksa. Pengakuannya dia nekat memanjat karena ditinggal pergi kakaknya di Terminal Kampung Rambutan," ujarnya.

Rumah yang Terdampak Kabel Sutet Putus di Sungai Bambu Belum Diperbaiki

Rano Karno Optimis Si Doel the Movie 2 Bisa Gaet 1,7 Juta Penonton Milenial

Massa Bentrok Dipaksa Mundur Aparat Kepolisian, Pagar Pembatas Jalan di Jalan Jati Baru Rusak

Meski berhasil dievakuasi, Gatot mengaku proses evakuasi tak sepenuhnya mulus karena saat personel Sudin PKP Jakarta Timur naik Waskoni sudah bertengger di pucuk sutet.

Matras yang dibentangkan di bawah sisi kiri sutet sempat digeser ke kanan mengikuti pergerakan Waskoni yang kini masih diminatai keterangan di Mapolsek Ciracas.

"Matras disiagakan di bawah untuk antisipasi kalau yang bersangkutan nekat melompat. Alhamdulillah dia mau dibujuk turun. Tadi evakuasi dibantu pihak Terminal Kampung Rambutan, Polsek Ciracas dan pihak lainnya," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved