Lebaran 2019
Kompas Gramedia Grup Bakal Terjunkan Tim Mudik Motor
Kompas Gramedia Grup juga terjunkan langsung dua tim sepeda motor yang akan memantau mudik 2019
Penulis: Lita Febriani | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Selain menugaskan 400 personel yang akan memantau arus pulang kampung atau mudik 2019 ini, Kompas Gramedia Grup juga terjunkan langsung dua tim sepeda motor.
Dua tim sepeda motor yang berjumlah 4 orang tersebut akan melakukan reportase langsung sepanjang perjalanan mudik dari Jakarta ke Cirebon.
Dua tim sepeda motor akan mulai meluncur pada Jumat atau Sabtu pekan ini, saat pemudik dengan kendaraan bermotor diprediksi mulai meningkat.
"Jadi kalau arus puncak sudah mulai kita akan menurunkan tim itu untuk merasakan seperti apa rasanya mudik menggunakan sepeda motor," jelas Penanggung Jawab Mudik Gesit 2019 Muhammad Bakir kepada TribunJakarta.com di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).
Nantinya tim tersebut akan melaporkan kejadian apa yang mereka temui selama mudik menggunakan motor seperti mungkin masyarakat membantu selama perjalanan.
Bakir menjelaskan bahwa pihaknya ingin mencerminkan keberagaman Indonesia yang sangat luas.
• Pemudik Bisa Dapatkan Layanan Pijat dan Perawatan Mobil Gratis dari Go-Jek, Begini Caranya
• Mulai Besok, Warga Jakarta Timur Mudik Lebaran Bisa Titip Kendaraan ke Kantor Pemerintah
Harapannya dengan kerjasama masyarakat yang sangat luar biasa, mampu menjahit kembali keretakan yang ditimbulkan pemilu lalu.
Oleh karena itu tema mudik kali ini adalah 'Rekonsiliasi dan Recognisi Terhadap Masyarakat'.
Melihat prediksi jumlah pemudik motor tahun ini yang dapat naik 10%, Bakir menekankan pentingnya para tim peliputan menjaga keselamatan selama bertugas.
"Jumlah motor diperkirakan yang akan keluar Jakarta mencapai 450.000 menuju Cirebon. Tim peliputan tentu harus hati-hati karena ini arusnya gede banget. Karena ini kompensasi kenaikan tiket pesawat yang cukup mahal. Sehingga Kementerian Perhubungan sudah memprediksi arus mudik itu naik 5 persen, khusus untuk motor bisa 10 persen," terang Bakir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mudik-gesit-2019-di-menara-kompas.jpg)