Menelusuri Kediaman Tersangka Penjual Senjata Api Kerusuhan 22 Mei

Polisi menyebut AD mendapat keuntungan sebesar Rp 26 juta dari penjualan senjata api itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kediaman AD alias Adnil di Jalan Pembangunan III, RT 08/RW 09, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Polisi menangkap enam orang tersangka yang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei.

Mereka adalah HK, IR, TJ, AZ, AD, dan AF. Keenamnya diduga akan membunuh empat tokoh nasional dalam aksi unjuk rasa berujung tersebut.

Enam orang tersebut ditangkap pada waktu dan tempat yang berbeda, di mana tersangka AD yang diketahui berusia 47 tahun ditangkap di kawasan Jakarta Utara.

AD, ketika ditangkap polisi pada Jumat (24/5/2019) lalu, dinyatakan berperan sebagai penjual tiga pucuk senjata api kepada tersangka HK.

Polisi menyebut AD mendapat keuntungan sebesar Rp 26 juta dari penjualan senjata api itu.

Rabu (29/5/2019) siang ini, TribunJakarta.com mencoba menelusuri kediaman AD yang berada di Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Saat mencoba menggali keterangan warga sekitar, tersangka AD ternyata lebih dikenal dengan panggilan Adnil.

"Oh yang ditangkap sama Polda itu? Yang gara-gara senjata api? Itu si Adnil," kata seorang warga, Ateng, yang kemudian menunjukkan lokasi rumah tersangka.

Pantauan di lokasi, rumah AD alias Adnil tampak berkelir merah muda dengan pagar besi berwarna hitam di depannya.

Siang ini, rumah Adnil tampak sepi tanpa ada aktivitas berarti.

Rumah Adnil mempunyai teras rumah yang tak begitu besar. Di teras itu, terparkir satu unit motor dan di luar rumahnya tampak terparkir dua motor lainnya.

Tampak pula sejumlah pakaian dijemur di teras rumahnya.

TribunJakarta.com lantas mencoba mengetuk pagar rumah tersebut dan mengucapkan salam serta sapaan, hanya saja tak ada yang menyahut maupun membukakan pintu rumah itu.

Berdasarkan keterangan warga yang sedang berkumpul di depan rumah itu, diketahui rumah itu sedang kosong.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved