Info Mudik 2019

VIDEO Ribuan Peserta Mudik Motor Gratis Berangkat dari Dermaga Ex Presiden Tanjung Priok

Ribuan peserta mudik motor gratis diberangkatkan dari Dermaga ex Presiden Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/6/2019).

Tayang:

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Ribuan peserta mudik motor gratis diberangkatkan dari Dermaga ex Presiden Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/6/2019).

Sejumlah pemudik pun tampak antusias dengan adanya mudik gratis tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, ikut melepas para peserta mudik tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, melepas para  peserta mudik motor gratis di Dermaga Ex Presiden Tanjung Priok, Sabtu (1/6/2019).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, melepas para peserta mudik motor gratis di Dermaga Ex Presiden Tanjung Priok, Sabtu (1/6/2019). (Tribunjakarta.com/Afriyani Garnis)

Para pemudik diketahui diberangkatkan dengan kapal penyeberangan (Ro-Ro) tujuan Jakarta-Semarang dan Jakarta-Lampung.

Disebutkannya, dengan adanya mudik gratis ini, sebagai bukti pemerintah ada dan hadir untuk masyarakat.

"Kita menyiapkan bus dan kapal (dirjen laut). Ke Semarang kita siapkan dua kapal. Yang pertama ini kuotanya 1.000 orang dan 500 sepeda motor, sudah terisi 100 persen. Yang kedua sudah lebih 85 persen," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub Budi Setiyadi, saat ditemui di Dermaga Ex Presiden Tanjung Priok, Sabtu (1/6/2019).

Melalui program ini pemerintah ingin betul-betul mencegah masyarakat yang mudik jarak jauh menggunakan motor.

Kecamatan Pasar Minggu Sediakan Penitipan Kendaraan Saat Mudik

H-4 Lebaran, Pemudik Masih Membludak di Terminal Kalideres

Budi pun menyebutkan, Pemerintah juga tidak merekomendasikan mudik menggunakan motor karena rawan akan kecelakaan.

"Kita siapkan moda transportasi massal. Kita juga tingkatkan layanan di moda transportasi. Terminal bus akan dibangun seperti bandara, dianggarkan Rp 500 miliar. Kalau fasilitas sudah bagus, nanti pemudik beralih dari motor ke bus," katanya.

Para pemudik tersebut dijadwalkan akan kembali dengan menggunakan kapal yang sama pada tanggal 8 Juni 2019.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved