Tanggal 3, 4 dan 7 Juni, Puskesmas Kelurahan di DKI Beroperasi Secara Terbatas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan pembatasan jam operasional terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas tingkat kelurahan

Tanggal 3, 4 dan 7 Juni, Puskesmas Kelurahan di DKI Beroperasi Secara Terbatas
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Puskesmas Kalideres, Senin (3/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan pembatasan jam operasional terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas tingkat kelurahan jelang hari raya Idul Fitri 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa puskesmas di tingkat kelurahan akan tetap buka pada hari ini tanggal 3, 4 dan 7 Juni mendatang secara terbatas yakni mulai pukul 7.30 WIB sampai 12.00 WIB.

"Warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa datang ke (puskesmas) kelurahan. Masih buka, tapi nanti kelurahan tanggal 3, 4 dan 7 itu beroperasi hanya jam terbatas. Sedangkan tanggal 5 dan 6 (puskesmas) kelurahan tutup. Memang di ubah jamnya. Jadi kita jam setengah delapan sampai jam 12 siang," kata Anies, di kawasan Jakarta Barat, Senin (3/6/2019).

Sementara itu, untuk hari raya lebaran yang di prediksi jatuh pada tanggal 5 dan 6 Juni, Anies mengatakan bahwa puskesmas di tingkat kelurahan tutup.

Sebagai gantinya, ia telah mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk tetap membuka pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan selama 24 jam saat hari raya lebaran.

Kanit Reskrim Mesuji Tewas Ditembak Perampok: Janji Buka Bersama Keluarga yang Tak Terpenuhi

Sepi Pembeli, Pedagang Beduk Musiman Keluhkan Penghasilan yang Menurun Drastis

Tanggapi Seruan Referendum Aceh, Mahfud MD: Wilayah Republik Indonesia Tak Bisa Diutak-atik Lagi

"Puskesmas kecamatan buka 24 jam meskipun hari lebaran. Jadi hari lebaran pun menangani 24 jam, IGD 24 jam, pelayanan 24 jam," kata dia.

Untuk mengantisipasi apabila ada masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sendiri telah mengerahkan seperdelapan tenaga kesehatan dari total seluruh tenaga Medis di Ibu kota saat lebaran.

Meski tak menjabarkan secara rinci berapa jumlah total petugas yang berjaga tersebut, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan bahwa jumlah total tenaga medis tersebut merupakan para tenaga medis yang memang ditugaskan untuk menangani pasien di puskesmas-puskesmas maupun rumah sakit.

"Untuk tenaga medis puskesmas dan kecamatan kita siagakan seperdelapan dari jumlah total. Karena puskesmas kan dua aspek, upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Jadi di lapangan libur tapi untuk layanan didalam gedung tetap masuk sesuai dengan jadwal," tuturnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved