Ambil Rapot Anaknya, Ayah Reyhan Dapat Cerita Kenangan dari Sang Guru

Hasil ujian sang anak menurut Agus Salim termasuk bagus meski pada pelajaran matematika anaknya sedikit kurang memuaskan.

Ambil Rapot Anaknya, Ayah Reyhan Dapat Cerita Kenangan dari Sang Guru
TribunJakarta/Lita Febriani
Agus Salim, ayah almarhum Muhammad Reyhan Fajari saat menunjukkan foto-foto sang anak yang ia dapat dari teman sang buah hati di kediamannya Jalan Petamburan V, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pengumuman hasil kelulusan untuk siswa SMP telah dilakukan sejak Rabu, 29 Mei 2019.

Akan tetapi, Agus Salim yang merupakan ayah dari Muhammad Reyhan Fajari (16) baru dapat mengambil hasil tersebut pada hari ini, Kamis (13/6/2019).

Reyhan terdaftar sebagai siswa di SMP Negeri 181 Jakarta yang terletak di Jalan Mesjid I Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hasil ujian sang anak menurut Agus Salim termasuk bagus meski pada pelajaran matematika anaknya sedikit kurang memuaskan.

"Dia kelas 3 SMP di SMP 181. Tadi juga saya ambil rapor hasil nem dia. Gurunya bilang hasil nemnya di Jakarta Pusat emang lagi jeblok, tapi Reyhan dibanding temen-temannya bagus. Nem dia 235 untuk 4 mata pelajaran. Anjlok di matematika aja dia," tutur Agus Salim kepada TribunJakarta.com, Kamis (13/6/2019).

Saat mengambil hasil kelulusan sang anak, Agus mendapat cerita dari sang guru mengenai Reyhan.

Pencuri Mobil Damkar di Jakarta Utara Dikenal Tetangga Kurang Bersosialisasi

Sang guru bercerita kepada Agus bahwa Reyhan pernah menjuluki seorang guru sebagai ibu tiri.

Julukan tersebut dilayangkan Reyhan kepada guru yang menjadi wali kelas pengganti.

"Waktu itu ada wali kelasnya sakit dan harus berobat ke Singapura. Terus ada wali kelas pengganti. Waktu wali kelas penggantinya memperkenalkan diri sebagai wali kelas pengganti, Reyhan bilang 'Ibu tiri dong bu'. Satu kelas itu tertawa katanya. Wali kelas penggantinya sih terima-terima aja dan jawab 'Iya saya ini ibu tiri kalian'. Dari celetukan itu tapi jadi deket gitu, ibu gurunya terima aja," terang Agus seperti cerita yang ia dapat dari sang guru.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved