Berdalih Jalan Satu Arah, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol Berurai Air Mata Meminta Maaf

"Ya, saya minta maaf dan saya mengakui kesalahan saya. Saya minta maaf kepada pengemudi panther dan meminta maaf kepada seluruh khalayak masyarakat,"

Berdalih Jalan Satu Arah, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol Berurai Air Mata Meminta Maaf
Tangkapan layar YouTube Modifikasicom
Seorang pengendara mobil mewah yang acungkan senjata api di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019) pagi. 

"Kejadiannya tersangka mengendarai kendaraan, berpapasan dengan kendaraan panther. Tersangka merasa itu satu arah setelah kita cek jalan dua arah dan tersangka karena merasa yakin satu arah, turun bawa senjata," kata Arie. Saat

itu pengemudi panther sempat ditodongkan senjata oleh pelaku. Karena takut, akhirnya korban memundurkan kendaraanya dan memberikan jalan kepada pengemudi BMW tersebut.

Andy Wibowo (53), pelaku penodongan yang berhasil diringkus pihak kepolisian, Sabtu (15/6/2019).
Andy Wibowo (53), pelaku penodongan yang berhasil diringkus pihak kepolisian, Sabtu (15/6/2019). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Merasa jalan satu arah

Hanya butuh waktu 17 jam bagi polisi untuk meringkus pria koboi yang todongkan pistol ke warga di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian menyebut, pelaku berhasil ditangkap dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB.

"Kejadian kemarin pukul 08.00 WIB dan pelaku kami tangkap pukul 01.00 WIB dini hari tadi di depan hotel di kawasan Pecenongan," ucapnya kepada awak media, Sabtu (15/6/2019).

Dikatakan Arie, pelaku nekat menodongkan pintol ke arah pengendara lainnya lantaran merasa kesal laju kendaraannya dihalangi mobil lain berjenis Isuzu Panther dari arah berlawanan.

Tim Kuasa Hukum BPN Datangi LPSK Konsultasi Sidang MK

Begal Bersenpi Gasak Sepeda Motor Pemuda Nongkrong di Blok M

 

"Tersangka merasa itu jalan satu arah, lalu mobil yang berpapasan tidak mau mundur," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

"Pelaku emosi sehingga ia turun bawa senjata kemudian mengetuk kaca dan menodongkannya ke arah pengemudi panther," tambahnya menjelaskan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam Pasal 1 (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Pelaku terancam UU Darurat dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 335 dengan ancaman satu tahun," kata Arie. (Kompas.com/TribunJakarta)

Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved