Datang Siang, Wanita Ini Harus Kembali Esok Hari Untuk PPDB Di SDN Cijantung 03

Nur Istianah (33) warga Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur harus kembali esok hari untuk pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Nur Istianah (33), orang tua Calon Peserta Didik Baru (CPDB) saat PPDB di SDN Cijantung 03 Pagi, Senin (17/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Nur Istianah (33) warga Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur harus kembali esok hari untuk pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di SDN Cijantung 03 Pagi.

Perempuan yang biasa disapa Isti ini datang menjelang siang hari sehingga harus kembali esok hari sebab mendapatkan nomor antrian besar.

"Saya datang itu sekitar jam 11.00 WIB dan memang tadi pas isi buku antrian penyerahan berkas sudah nomor 50. Habis serahin berkas saya pulang dulu. Pas balik lagi ke sini jam 13.30 WIB suruh balik besok saja karena pendaftaran baru nomor 30-an dan takut tidak keuber sampai waktu pendaftaran usai," ungkapnya, Senin (17/6/2019).

Meskipun dalam persyaratan PPDB 2019, Calon Peserta Didik Baru (CPDB) Sekolah Dasar (SD) anak berusia paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli 2019 dapat mendaftar, Isti tetap diliputi rasa cemas. Sebab umur anaknya masih terbilang muda.

"Kalau lihat dari tahun lalu memang enggak ada yang seumuran anak saya, Aqila (6,3 tahun) yang diterima. Makanya ini cemas. Sebab kata tetangga susah, engga bakalan masuk. Saya berdoanya semoga tahun ini umurnya muda-muda," sambungnya.

Kemauan sang buah hati yang terus meminta untuk tetap sekolah, membuat Isti sudah lebih dulu mendaftarkan anaknya di sekolah swasta sekitar Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Saya sudah daftarin duluan di TKI PB Sudirman karena anaknya ngebet banget pengen sekolah. Tapi pas diajak teman coba Negeri juga, saya ikutin aja. Makanya saya datang kesininya sudah siang. Sebab infonya juga baru tahu," tutupnya.

Aria Permana Bakal Melanjutkan Sekolah ke SMP Negeri, Lokasinya 10 Kilometer dari Rumah

Masyarakat Sambut Baik Revitalisasi Trotoar di Jalan Cikini Raya

Menginap 2 Hari di Villa Mt Hotham Melbourne Australia, Raffi Ahmad Habiskan Rp 50 Juta

Sementara itu, menurut satu diantara staf panita PPDB SDN Cijantung 03 Pagi, Eti Siswiadara menuturkan pengetahuan orang tua tentang tahapan zonasi yang kurang, menjadi kendala utama saat proses pendaftaran dan verifikasi.

Untuk satu orang tua CPDB, dirinya memerlukan membuat waktu 10-15 menit untuk memberikan penjelasan tersebut.

"Pendaftar kita baru 51 orang. Tapi perorangnya itu butuh waktu 10-15 menit, karena mereka kurang paham. Bahkan tadi ada yang di luar Kelurahan Cijantung ikut daftar juga, seperti dari Kelurahan Kalisari dan Pekayon. Tahapan zonasi dan nama pertahapannya kurang mereka pahami makanya kita harus sosialisasikan kembali saat pendaftaran," tutupnya.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 14.00 WIB, proses pendaftaran dan verifikasi baru sampai nomor 38.

Para orang tua murid terlihat masih mengantri dan menunggu giliran. Ada juga beberapa dari mereka yang baru datang dari rumah karena saat Isoma, pihak sekolah mengimbau orang tua CPDB untuk kembali ke rumah terlebih dahulu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved