Penjaga Lahan Diserang Sekelompok Tak Dikenal di Bekasi, Korban Dengar 8 Kali Letusan Tembakan

Para pelaku penyerangan bersenjata api terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi belum diketahui identitasnya.

Penjaga Lahan Diserang Sekelompok Tak Dikenal di Bekasi, Korban Dengar 8 Kali Letusan Tembakan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
TKP penyerangan terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Para pelaku penyerangan bersenjata api terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi belum diketahui identitasnya.

Saat mereka melancarkan aksinya, terdengar delapan kali suara letusan tembakan. 

Tito Ulukyanan (24) salah satu korban mengatakan, saat kejadian pelaku yang berjumlah kurang lebih 50 orang datang mendadak sambil menenteng senjata api.

"Mereka banyak, yang pegang senapan lebih dari satu, ada sekitar delapan kali bunyi tembakan," kata Tito di Mapolres Metro Bekasi Kota, Sabtu (22/6/2019).

Saat kejadian, Tito tengah berada di dalam kamar bersama dua orang rekannya. Tiba-tiba sekelompok orang yang menyerang mereka mendobrak pintu dan menyuruh mereka keluar.

Kala itu kata dia, suasana gelap gulita, para pelaku diduga mematikan listrik yang ada di bangunan di atas lahan sebelum menyerang.

Meski Sudah Berkeluarga dan Miliki Anak, 3 Oknum Guru Nekat Berhubungan Badan dengan Siswinya

Kenakan Masker dan Penutup Kepala, Para Pelaku Menyerang Penjaga Lahan di Kalimalang Bekasi

Terungkap Penyebab Jasad Wanita Terikat Tali Rafia di Tangerang, Polisi Ungkap Kondisi Rahim Korban

"Kami langsung diserang mereka dobrak pintu dan ancam pakai tembakan, kita juga udah lihat abang kami Bang Dani (korban meninggal dunia) sudah diancam, sempat dengar cekcok kalau kami tidak punya masalah apa-apa tapi ketika kita mau dekat ke bang Dani kami diserang," ungkap dia.

Tito mengalami luka di bagian perut dan kaki akibat diserang menggunakan balok dan pecahan kaca beling, adapun untuk korban meninggal dunia atas nama Dani ditembak secara brutal.

"Kami diserang dengan batu, kayu beling dan berusaha menyelamatkan diri, pas kami lihat ke Bang Dani terdengar beberapa tembakan dan bang Dani sudah jatuh," jelas dia.

Sebelumnya, kasus penyerangan terhadap penjaga lahan terjadi pada Jumat, (21/6/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, satu orang atas nama Dani (46) meninggal dunia dengan luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan.

Selain itu, lima orang yang berada di TKP turut diserang hingga mengalami luka, masing-masing Daniel mengalami menderita luka tembak di bagian paha, Heri luka bacok pada bagian bahu sebelah kiri, Tito lecet pada bagian perut, Stevanus luka robek pada bagian tangan kanan, Hendrikus luka robek pada bagian kaki kanan dan dagu.

Para pelaku juga membakar tiga unit sepeda motor milik korban, kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota. Adapun pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan korban.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved