PPDB 2019

Tanggapan Berbeda Orangtua Murid Soal PPDB Zonasi di SMPN 115 Jakarta

Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2019 mendapat tanggapan beragam dari sejumlah orangtua murid.

Tanggapan Berbeda Orangtua Murid Soal PPDB Zonasi di SMPN 115 Jakarta
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Suasana wali murid mendaftarkan anaknya lewat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2019 di SMPN 115 di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2019 mendapat tanggapan beragam dari sejumlah orangtua murid.

Saat mendaftarkan anaknya di SMPN 115 di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019), para orangtua murid mengungkapkan pendapatnya.

Muhajirin (47), warga yang tinggal di bilangan Guntur, Setiabudi, menilai bahwa sistem zonasi memiliki dampak positif.

"Sistem zonasi sebenarnya bagus ya buat pemerataan. Tapi kalau dilihat dari pagi ramai sekali antreannya," ujar Muhajirin.

"Pendaftaran kan sampai nomor 400, nah kebetulan saya dapat nomor 379," tambah dia.

Dinar Imelda Simbolon (45), orangtua murid lainnya mengatakan, PPDB tahun ini sudah mulai ada keteraturan.

Hanya saja, ia menyayangkan minimnya sosialisasi terkait persyaratan yang mesti disiapkan untuk mendaftar PPDB sistem zonasi.

"Jadi kami orangtua yang anaknya sekolah di swasta kurang persiapan mengurus berkas-berkas apa saja yang harus dibawa saat pendaftaran PPDB ini," kata Dinar.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved