Breaking News:

Pilpres 2019

Faizal Assegaf Nilai Aksi PA 212 di MK Bentuk Protes ke Prabowo, Novel Bamukmin Tertawa Ungkap Ini

Faizal Assegaf menilai aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Mahkamah Konstitusi (MK), pada Selasa (26/6/2019) merupakan bentuk protes kepada Prabowo

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
YouTube Kompas TV
Novel Bamukmin dan Faizal Assegaf di acara Kabar Petang, Kompas TV, pada Selasa (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerhati politik Faizal Assegaf menilai aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Mahkamah Konstitusi (MK), pada Selasa (26/6/2019) merupakan bentuk protes kepada Prabowo Subianto.

Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin tertawa dan memberikan tanggapannya.

Peristiwa itu terjadi saat Faizal Assegaf dan Novel Bamukmin hadir sebagai narasumber di acara Kompas Petang.

Mulanya Novel Bamukmin menjelaskan tujuan dari aksi PA 212 hari ini demi memberikan dukungan kepada MK.

"Kita memberikan dukungan secara nyata kepada MK untuk bisa memutuskan tanpa takut intervensi dari pihak manapun," kata Novel Bamukmin dikutip TribunJakarta.com dari tayangan langsung.

"Ya menurut kita sangat ada intervensi," tambahnya.

Novel Bamukmin mengaku PA 212 siap mengawal MK agar dapat memutuskan permasalahan sengekat suara Pilpres 2019 dengan seadil-adilnya.

Bocorkan Momen Tim Hukum BPN Sebelum Masuk Ruang Sidang MK, Dahnil Anzar: Allah Maha Pembalik Hati

Akun Instagramnya Kembali Hilang, Pesan Ustaz Abdul Somad Dibeberkan Derry Sulaiman

TONTON JUGA

"Kita siap akan memgawal MK ketika putuskan itu diputus dengan seadil-adilnya," ucap Novel Bamukmin.

Faizal Assegaf kemudian menjelaskan segala macam kepentingan politik tak dapat mempengaruhi MK dalam mengambil keputusan.

"Saya kira Novel bebas menyapaikan apa saja," ujar Faizal Assegaf.

"Yang namanya sengketa MK itu pertarungan hukum bukan politik,"

Sedih Haters Menyebutnya Bak Alien, Roy Kiyoshi Akui Terganggu Mentalnya Hingga Lakukan Ini

Pamer Potret di Pinggir Kolam Renang, Gaya Rok Nia Ramadhani Tuai Sorotan Para Selebgram

"Jadi demo-demo tidak mbisa mempengaruhi keputusam MK," tambahya.

Ia kemudian menganggap turunya Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Ulama (GNPF-U) dan PA 212 turun ke jalan merupakan bentuk protes kepada Prabowo Subianto.

"Mengapa PA 212 dan GNPF ini turun ke jalan?" tanya Faizal Assegaf.

"Saya harus jujur, ini bagian protes kepada Prabowo," tambahnya.

Faizal Assegaf menilai hal tersebut menunjukkan bahwa dukungan atau solidaritas dari GNPF dan PA 212 kepada Prabowo Subianto mulai berkurang.

Kriss Hatta Dituntut 4 Tahun Penjara, Pengacaranya Akan Beberkan Foto dan Video Ini di Persidangan

Putra Bungsunya Panggil dengan Sebutan Ini, Suami Nia Ramadhani Terpingkal: Kamu Ada Berapa Papa?

"Menujukan bahwa solidaritas eleman islam yang mendukung Prabowo lewat ijtima ulama sekarang sudah menarik diri dari barisan opisis," ujar Faizal Assegaf.

Faizal Assegaf menilai protes dan berkurangnya solidaritas, karena Prabowo Subianto telah gagal mengadakan rekonsiliasi kepada Jokowi.

"Karena Prabowo gagal membangun dialog di internal, dalam rangka mengusung adanya agenda bersama Jokowi untuk rekonsiliasi," katanya.

Faizal Assegaf menggap turunnya PA 212 ke jalan bermaksud untuk memberikan pesan kepada Ketua Umum Gerindra bahwa mereka tak dapat diatur.

"Ya mereka mengirim pesan kepada Prabowo mereka tak bisa diatur," ucap Faizal Assegaf.

Lagunya Trending 1 YouTube, Suara Ayu Ting Ting Saat Pertama Kali Nyanyi Langsung Diperbincangkan

Nia Ramadhani Berpose di Pinggir Kolam Renang, Model Roknya Jadi Perbincangan Para Selebgram

"Kenapa begitu? saya melihat ini akal-akalan saja demo ini menuntut MK, yang dimana semua agenda politik tidak bisa mempengaruhi MK," imbuhnya.

Faizal Assegaf bahkan mengungkapkan di matany elemn islam seperti PA 212 dan GNPF sangat merasa kecewa kepada Prabowo Subianto.

"Saya lihat eleman Islam sangat kecewa," katanya.

Novel Bamukmin tertawa, ia menganggap sah-sah saja jika Faizal Assegaf beranggapan demikian.

"Ya sah-sah aja," ucap Novel Bamukmin.

Sebut Said Didu Saksi Invalid, TKN Beberkan Alasan: Jokowi & Maruf Pertimbangkan untuk Lapor Polisi

Celetukan Billy Syahputra Sebut Ayu Ting Ting saat Bahas Cinta Pertama Raffi Ahmad

Ia lantas menjelaskan PA 212 turun ke jalan tak berarti tidak mentaati ucapan Prabowo Subianto.

"Bukannya tidak mentaati, tetapi beda kepentingan," jelas Novel Bamukmin.

Ia mengaku hingga saat ini PA 212 masih berada di dalam Koalisi BPN Adil dan Makmur.

"Untuk aturan politik kita masuk ikut jalur Adil Makmur," ujar Novel Bamukmin.

SIMAK VIDEONYA:

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved