PPDB 2019

Pendaftar PPDB Dari Keluarga Tidak Mampu di Kota Bekasi Melebihi Kuota

Kepala Seksi SMP Disdik Kota Bekasi, Mawardi mengatakan, kuota PPDB untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin sebesar 10 persen.

Pendaftar PPDB Dari Keluarga Tidak Mampu di Kota Bekasi Melebihi Kuota
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah
Pedestrian di depan Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari keluarga tidak mampu atau miskin di Kota Bekasi melebihi kuota yang disedikan Dinas Pendidikan (Disdik) wilayah setempat.

Kepala Seksi SMP Disdik Kota Bekasi, Mawardi mengatakan, kuota PPDB untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin sebesar 10 persen.

Peserta yang mendaftar melalui prosedur ini masuk ke dalam jalur zonasi afirmasi.

"Ada tiga jalur PPDB tahun ajaran 2019/2020, salah satunya jalur zonasi yang terdiri dari zonasi radius dan zonasi afirmasi, total 93 persen kuotanya, 10 persen untuk afirmasi dan 83 persennya untuk radius," kata Mawardi saat dikonfimasi, Rabu (26/6/2019).

Adapun untuk daya tampung keseluruhan SMP Negeri di Kota Bekasi sebesar 14.544 kursi yang tersebar di 56 sekolah. Artinya, 10 persen dari total keseluruhan daya tampung itu, kuota afirmasi sebesar 1.454 kursi.

"Saat ini yang sudah mendaftar melakukan verifikasi berkas sebanyak 1.519 siswa," ungkap Mawardi.

Ini Alasan SMK Negeri 14 Kota Bekasi Minim Peminat

Lantaran jumlah yang mendaftar melebihi kuota, bisa dipastikan sebanyak 65 orang yang akan tereliminasi. Jarak sekolah degan tempat tinggal siswa akan sangat berpengaruh dalam proses PPDB jalur zonasi afirmasi.

"Semakin dekat jarak siswa dengan sekolah tujuan akan memperbesar peluang lolos," jelas dia.

Namun demikian, siswa yang gagal nantinya dapat mendaftar kembali pada PPDB gelombang kedua pada 8-9 Juli 2019.

Adapun tahapan PPDB SMPN Kota Bekasi dilakukan tahap pra pendaftaran yang dibuka 17 juni sampai dengan 29 Juni 2019. Pra pendafataran ini berupa tahapan verifikasi berkas untuk jalur zonasi radius atau afirmasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua.

"Setelah tahapan pra pendaftaran masuk ke tahapan pendaftaran yang dibuka 1-3 Juli 2019 secara online melalui website," jeles dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved