Ditanya Harapan Beasiswa atau Kesempatan Kerja di Google, Begini Respon Ayah Bayi Google

Saat dihubungi pihak Google Indonesia, Andi mengaku belum ada arah perbincangan seperti itu.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
ISTIMEWA
Bayi bernama Google 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Andi Cahya Saputra (31), ayah bayi Google asal Rawalumbu, Kota Bekasi mengaku sangat berterimakasih atas bingkisan dan ucapan yang diberikan Google Indonesia. 

Google Indonesia pada, Jumat 28 Juni 2019 telah menghubunginya melalui sambungan telepon dan mengirimkan bingkisan berupa cinderamata dan perlengkapan bayi. 

Pada kesempatan itu, pihak Google Indonesia juga mengucapkan selamat dan mendoakan Google tumbuh sebagai anak yang sehat serta berguna bagi orang banyak. 

"Doa khusus si enggak ada, cuma mudah-mudahan jadi anak yang berguna itu sih intinya," kata Andi kepada TribunJakarta.com, Senin (1/7/2019). 

Ketika ditanya terkait harapan beasiswa dan kesempatan kerja di Google Indonesia untuk anaknya di masa depan, Andi mengaku sangat bersyukur jika kesempatan itu datang kepada buah hatinya.

"Kalau untuk harapan sih saya enggak terlalu berharap gimana-gimana, tapi kalau ada kesempatan yang baik buat anak saya saya bersyukur," ucapnya. 

Namun saat dihubungi pihak Google Indonesia, Andi mengaku belum ada arah perbincangan seperti itu. 

"Enggak ada, cuma ucapan selamat sama doa aja," jelas dia. 

Sebelumnya, viral di media sosial foto akta kelahiran seorang bayi laki-laki bernama Google asal Bekasi

Nama Google pertama kali muncul dari sang ayah, selama mengandung anak kedua, sejumlah nama sejatinnya telah disiapkan pasangan suamu istri Andi dan Ella Karina. Tapi nama-nama yang sudah disipakan tidak pernah pas sampai tercetus nama Google.

Pemilihan nama Google untuk buah hatinya bukan tanpa alasan, Google yang merupakan sebuah mesin pencarian di internet milik perusahaan asal Amerika Serikat sejatinya punya arti sangat mendalam. 

Sejarah Google pertama kali dibentuk oleh dua orang mahasiswa pascasarjana Univeritas Stanford bernama Larry Page dan Sergey Brin tahun 1996. Keduanya memiliki cita-cita membuat perushaan mesin pencarian website yang hingga kini telah menjadi gudang informasi tak terbatas di dunia maya. 

Asal usul nama Google sendiri berasal dari istilah matematika untuk angka 1 yang diikuti 100 angka nol. Dari situ, Andi berharap putranya kelak menjadi pemimpin yang banyak diikuti orang dan bisa bermanfaat bagi banyak orang. 

Ayah Google merupakan seorang pekerja diperusahaan pembasmi hama, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Pasangan muda ini sempat cekcok ketika sang suami memilih nama Google untuk anak keduanya tersebut. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved