PPDB 2019

Marak Komplain Jarak Zonasi Eror, Wakil Wali Kota Bakal Evaluasi Pelaksaan PPDB

"Sejak awal itu salah satu yang kita perbaiki tahun depan," kata Tri Adhianto

Marak Komplain Jarak Zonasi Eror, Wakil Wali Kota Bakal Evaluasi Pelaksaan PPDB
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Maraknya komplain jarak zonasi eror atau tidak tepat pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) membuat sejumlah warga kesulitan dan merasa dirugikan.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap pelaksaan PPDB tahun ajaran 2019/2020 agar permasalahan yang timbul tidak terulang lagi.

"Sejak awal itu salah satu yang kita perbaiki tahun depan," kata Tri Adhianto kepada TribunJakarta.com, Rabu (3/7/2019).

Dia menjelaskan, kesalahan sistem tentu akan ada terlebih dalam kondisi PPDB online. Namum kata dia, seharusnya setiap orangtua siswa bisa meminimalisir kesalahan dengan cara menyiapkan titik acuan yang terbaca di sistem jarak zonasi dalam hal ini Google Maps.

"Namanya sistem namanya komputer pasti ada kesalahan yang wajar. Tetapi pada saat itu seharusnya disepakati bener loh ibu sudah tahu ya jaraknya sekian ratus meter sehingga tidak ada lagi kesan bahwa ada kesalahan sistem," ungkap Tri.

Ketika setiap orangtua telah mampu menguruk atau memprediksi jarak rumah dengan sekolah tujuan, operator PPDB nantinya tidak akan dipusingkan dengan proses pencarian titik acuan pada saat mendaftar.

"Pada saat pendaftaran langsung keluar jaraknya bahwa jarak dari rumah ke sekolah sekian. Nah dia kan masih bisa komplain pas daftar itu, karena sudah punya prediksi jarang sendiri sesuai aplikasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan SMP Disdik Kota Bekasi Mawardi mengatakan, proses penetapan jarak untuk PPDB jalur zonasi dilakukan pada tahap pra pendaftaran yang sebelumnya dilakukan pada 17-29 Juni 2019.

Pada tahapan ini, setiap calon siswa harus mengisi formulir dan mengaktifkan akun untuk selanjutnya mendapatkan nomor token yang digunakan untuk proses pendaftaran online pada 1-3 Juli 2019.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved