Breaking News:

Cuma 5 Sampai 10 Pengunjung di Hari Biasa, Pengelola Museum Basoeki Abdullah Gelar Banyak Kegiatan

Sementara ketika akhir pekan, Tito menyebut Museum Basoeki Abdullah rata-rata menerima 50-70 orang.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Tampak depan Museum Basoeki Abdullah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Biaya tiket yang murah nyatanya tidak membuat Museum Basoeki Abdullah dapat menarik minat banyak pengunjung.

Padahal, cukup dengan Rp 2 ribu bagi orang dewasa, dan Rp 1.000 untuk anak-anak, pengunjung sudah bisa menikmati karya dan melihat perjalanan karier seorang Basoeki.

Kepala Humas Museum Basoeki Abdullah, Septian Tito, hanya lima sampai 10 orang yang berkunjung pada Selasa hingga Jumat.

"Kebanyakan sih anak-anak sekolah, tapi yang umum juga ada," kata Tito saat ditemui di museum, Jumat (5/7/2019).

Sementara ketika akhir pekan, Tito menyebut Museum Basoeki Abdullah rata-rata menerima 50-70 orang.

Guna menarik lebih banyak pengunjung, pihak museum pun telah melakukan sejumlah upaya.

Melihat Peninggalan Pelukis Legendaris Indonesia di Jakarta Selatan

Beberapa di antaranya dengan menggelar workshop dan seminar tentang lukisan, serta mengadakan lomba vlog. Kegiatan-kegiatan seperti itu juga akan diperbanyak di sisa tahun ini.

"Kita juga pernah undang Youtuber ke sini, saya lupa namanya. Pokoknya dia lumayan booming juga," ungkapnya.

Edukator Museum Basoeki Abdullah, Tuti Sukmawati, mengatakan bahwa jumlah pengunjung juga tergantung dari banyaknya kegiatan yang digelar.

"Semakin sering kegiatannya, pengunjungnya juga semakin banyak," jelas Tuti.

Tahun lalu, lanjut dia, Museum Basoeki Abdullah dikunjungi sekitar 1.000 orang per bulannya.

Sedangkan pada 2019 ini, setidaknya sampai bulan Juni, rata-rata pengunjung mencapai sekira 700 orang.

"Sampai Juni itu ada 4.572 pengunjung. Mei dan Juni turun karena kan ada libur Idul Fitri, Puasa, dan kenaikan kelas anak sekolah," ucap Tuti.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved