Gubernur Anies Sebut Offside Soal BPPT Umumkan Rencana Pemprov Bikin Hujan Buatan

"Nanti kalau sudah matang kita umumkan. Menurut saya BPPT Offside tuh, jadi sebelum matang sebelum semuanya siap, baru kami (umumkan)," ujarnya.

Gubernur Anies Sebut Offside Soal BPPT Umumkan Rencana Pemprov Bikin Hujan Buatan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di RSUD Koja, Jakarta Utara, Jumat (28/6/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklarifikasi soal pernyataan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengenai rencana modifikasi cuaca atau hujan buatan untuk mengatasi polusi udara di Jakarta.

Anies merasa, BPPT terlalu buru-buru mengumumkan rencana tersebut.

"Nanti kalau sudah matang kita umumkan. Menurut saya BPPT Offside tuh, jadi sebelum matang sebelum semuanya siap, baru kami (umumkan). Kalau (belum) kita hanya menjadi perdebatan saja," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/7/2019).

BPPT, melalui situs resminya https://www.bppt.go. id/ mengumumkan bahwa pihaknya menawarkan opsi pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca atau biasa disebut juga dengan Hujan Buatan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi polusi udara di Ibu kota.

Jokowi Sampai Anies Digugat Gara-gara Polusi Udara di Jakarta Memburuk Hingga Rencana Hujan Buatan

Kepala BPPT Hammam Riza, bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI Angkutan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia terkait hal tersebut.

Hammam pun membeberkan terkait pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), serta seperti apa kesiapan BPPT dalam melakukan operasi TMC atau hujan buatan, dalam mendukung Pemprov DKI mengatasi polusi udara.

"Perlu saya sampaikan, bahwa itu tidak seharusnya dibicarakan dulu sebelum matang, memang mau dilakukan dulu apa tidak," kata Anies.

Anies menilai, BPPT tak seharusnya mengumumkan rencana tersebut sebelum melewati proses kajian yang matang.

Apalagi, pemerintah seharusnya tak cuma membereskan masalah kualitas udara buruk di Jakarta hanya dengan langkah jangka pendek saja, melainkan juga jangka panjang. 

"Jadi kita ingin agar langkah-langkah untuk membereskan masalah kualitas udara Jakarta ini bukan langkah-langkah jangka pendek saja. Tapi juga jangka panjang. Nah ini jangka pendek sedang kita bicarakan. Dimatangkan dulu terus nanti diumumkan," ujarnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved