Gubernur Anies Sebut Offside Pengumuman Rencana Hujan Buatan, BPPT: Sesuai Rapat dengan TGUPP

Menanggapi hal ini, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko, beri klarifikasi.

Gubernur Anies Sebut Offside Pengumuman Rencana Hujan Buatan, BPPT: Sesuai Rapat dengan TGUPP
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana gedung bertingkat di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Kepala lembaga riset global Jones Lang LaSalle (JLL) James Taylor menyebutkan Jakarta menempati posisi ke-15 dalam daftar pasar investasi Asia Pasifik Pricewaterhouse Coopers, hal tersebut menunjukkan bahwa Jakarta semakin potensial untuk investasi terutama di sektor infrastruktur dan properti. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengatakan bahwa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) offside ketika menyampaikan rencana modifikasi cuaca atau yang biasa disebut dengan hujan buatan untuk meminimalisir polusi udara di Jakarta.

Anies merasa, BPPT terlalu buru-buru mengumumkan rencana tersebut karena Pemprov DKI sendiri belum mengkaji perencanaan itu secara matang.

Menanggapi hal ini, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko, beri klarifikasi.

Menurut Tri Handoko, pihaknya menginginkan yang terbaik dalam memberikan layanan teknologi. BPPT, hanya berupaya menyampaikan upaya mitigasi terhadap polusi udara di DKI ini, guna membantu DKI menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak resah.

Sebab, teknologi modifikasi cuaca ini baru pertama kali diadakan untuk penanganan polusi udara.

Gubernur Anies Sebut Offside Soal BPPT Umumkan Rencana Pemprov Bikin Hujan Buatan

"Karena TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) untuk polusi udara baru pertama kali diadakan, kita rilis sebagai upaya kita membantu DKI menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak resah," kata Tri dalam keterangannya, Jumat (5/7/2019).

Diketahui, sebelumnya BPPT melalui situs resminya https://www.bppt.go. id/mengumumkan bahwa pihaknya menawarkan opsi pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca atau biasa disebut juga dengan Hujan Buatan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi polusi udara di Ibu kota.

Dikatakan oleh Kepala BPPT Hammam Riza, bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI Angkutan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia terkait hal tersebut.

Hammam pun membeberkan terkait pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), serta seperti apa kesiapan BPPT dalam melakukan operasi TMC atau hujan buatan, dalam mendukung Pemprov DKI mengatasi polusi udara.

Menurut Tri, rencana penerapan modifikasi cuaca itu sesuai dengan hasil rapat bersama Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.

"Itu hasil rapat. Sesuai yg disampaikan pihak DKI. Karena DKI butuh cepat. DKI dalam hal ini diwakili oleh TGUPP  minta TMC dilakukan sebelum tanggal 15 dimana tanggal itu anak-anak sudah mulai masuk sekolah, dan kita siap," kata Tri.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved