Warga Keluhkan Sampah Menumpuk di Kali Tegal Amba Jakarta Timur
Kali Tegal Amba melintas di tiga kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Timur yakni Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit dan Klender.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Warga RW 1 Kelurahan Pondok Bambu keluhkan sampah yang menumpuk di Kali Tegal Amba, Jakarta Timur.
Kali Tegal Amba melintas di tiga kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Timur yakni Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit dan Klender.
Pantauan TribunJakarta.com, melalui Jalan Gendang Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur sampah terlihat menumpuk dan berserakan di sepanjang kali.
Mulai dari sampah bekas minuman, makanan hingga sampah plastik terlihat menggenang di atas permukaan air yang berwarna hitam itu.
Jika menelusuri lebih jauh, kali ini terputus hanya sampai di Jalan Amal Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Muhammad Lika, warga RW 1 Kelurahan Pondok Bambu mengatakan sudah lebih dari dua bulan sampah di kali tidak dibersihkan. Sehingga kondisi sampah menumpuk.
"Biasanya seminggu sekali dibersihkan sama pasukan oren pakai karung. Ada juga dari UPK Badan Air pakai excavator amfibi. Tapi ini udah dua bulan lebih enggak dibersihkan," tuturnya, Jumat (5/7/2019).
Pria yang biasa disapa Lika ini juga menceritakan kondisi kali mempengaruhi kondisi di lingkungan sekitar. Ketika menjelang malam, banyaknya nyamuk di tempat tinggalnya akibat sampah yang menumpuk kerap kali membuat dirinya harus memakai lotion anti nyamuk berulang-ulang kali.
"Di sini kalau sudah malam nyamuknya banyak. Makin banyak kalau kondisi kali kayak gitu. Nyamuk betah kan akhirnya jadi sarang nyamuk. Saya pakai lotion nyamuk juga enggak mempan kalau cuma sekali dua kali," sambungnya.
• Dapat Kepercayaan Bermain 3 Laga, Feby Eka Putra Siap Jawab Kepercayaan Pelatih Persija Jakarta
• VIDEO 2 Motor Raib Digasak Maling Hanya Dalam Waktu 5 Menit di Johar Baru
• Sebabkan Kemacetan dan Jalan Rusak: Warga Keluhkan Galian PLN di Ciracas
Ayu warga lainnya juga mengatakan hal senada. Ia membenarkan tidak adanya petugas selama beberapa bulan terakhir.
"Petugasnya udah lama enggak ke situ. Padahal biasanya rajin, seminggu atau dua minggu sekali pasti bersihkan sampah di kali. Kan itu kali buntu sampai di Jalan Amal. Jadi seringnya pasukan oren bersihin dari Jalan Gendang sampai Jalan Amal," tutupnya.
Kondisi kali yang memprihatinkan, membuat warga sekitar berharap adanya tindak lanjut dari petugas terkait. Sebab warga khawatir terjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).