Dilantik Sebagai Kadis SDA, Juaini Akan Buat Ruang Interaksi di Sekitar Waduk

Resmi dilantik sebagai Kepala Dinas SDA, Juaini mengaku akan membuat terobosan-terobosan baru agar Dinas SDA lebih menonjol.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Juaini resmi dilantik sebagai Kadis SDA DKI Jakarta, Senin (8/7/2019) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melantik Juaini sebagai kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta hari ini, di Balai Kota DKI Jakarta.

Resmi dilantik sebagai Kepala Dinas SDA, Juaini mengaku akan membuat terobosan-terobosan baru agar Dinas SDA lebih menonjol. Termaksud dengan membuat ruang interaksi masyarakat di sekitaran waduk.

"Ke depan sesuai arahan Gubernur, kita buat naturalisasi yang diinginkan seperti Gubernur minta. Terutama ada perubahan-perubahan yang selama ini mungkin belum dikerjakan oleh SDA. Insha Allah ke depan kita akan bikin terobosan baru supaya SDA lebih kelihatan menonjol dibanding dinas lainnya," kata Juaini di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/7/2019).

Juaini, mengatakan akan menjadikan ruang di sekitar waduk DKI Jakarta sebagai tempat interaksi bagi masyarakat di sekitarnya.

Menurut Juaini, nantinya ia menginginkan agar masyarakat bisa menikmati suasana sekitar waduk.

"Mungkin selama ini kan waduk itu dinaturalisasi. Sekitar waduk kita akan bikin tempat berinteraksi dengan masyarakat, kita gabung ada kerjaan-kerjaan mungkin di sekitar waduk, atau sungai. Supaya masyarakat bisa menikmati waduk yang kita punya," beber dia.

Untuk diketahui, Juaini sebelumnya pernah bertugas di Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat pada tahun 2004 hingga 2013 silam.

Kuasa Hukum Haris Simamora Sebut Tuntutan Jaksa Soal Pembunuhan Berencana Tidak Mendasar

Ajakan Hubungan Badan Ditolak, Anton Sayat Leher Istrinya Gunakan Sebilah Golok

Prihatin Nasib Anak Imigran Pencari Suaka, LPAI Berencana Surati Gubernur Anies

Setelah itu, ia lanjut menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Binamarga di Jakarta Timur. Ia pun mengaku tak sulit beradaptasi dengan jabatannya saat ini lantaran memiliki tata cara penanganan yang sama.

"Saya rasa penanganannya gak beda jauh. Kayak sekarang, pertama masalah penanganan banjir yang jelas kita seperti tadi Gubernur bilang bahwa kita berpatokan pada RPJMD. Mudah-mudahan kita bisa ngikutin kemauan beliau. (Bedanya) dulu saya tangani banjir di Jakpus. Nah sekarang menyeluruh," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved