38 Ekor Jalak Bali Dihibahkan Ke Taman Burung TMII dari BKSDA Jakarta

Selain itu, BKSDA memilih Taman Burung sebagai lokasi penitipan karena beberapa alasan dan sudah melalui berbagai pertimbangan.

38 Ekor Jalak Bali Dihibahkan Ke Taman Burung TMII dari BKSDA Jakarta
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Penyerahan 38 ekor Jalak Bali dari BKSDA Jakarta ke Taman Burung, Taman Mini Indonesia Indah, Jumat (12/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI- Sebanyak 38 ekor Jalak Bali dititipkan ke Taman Burung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Jumat (12/7/2019).

Penitipan ini dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

BKSDA Jakarta merupakan salah satu unit pelaksana dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang memiliki poksi utama. Satu diantaranya ialah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar.

Kepala BKSDA Jakarta, Ahmad Munawir mengatakan Jalak Bali yang dititipkan ke Taman Burung, TMII merupakan milik UD. Sahabat Bird Farm yang memiliki izin resmi untuk penangkaran sejak tahun 2014.

"Jadi salah satu izin penangkaran di wilayah Jakarta Utara yang cukup bagus dan berhasil melakukan penangkaran Jalak Bali tidak melakukan perpanjang izin. UD Sahabat Farm Bird milik Hatoyo Kurdi tidak memperpanjang izinnya karena alasan tertentu sehingga Jalak Balinya diserahkan ke Pemerintah melalui BKSDA Jakarta. Lalu dari kami dititipkan kembali ke lembaga konservasi, salah satunya Taman Burung, TMII," jelasnya, Jumat (12/7/2019).

BKSDA Jakarta sangat mengapresi tindakan Hatoyo Kurdi yang menghibahkan Jalak Balinya ke Pemerintah. Sebab Jalak Bali termasuk salah satu hewan yang sudah mulai langka.

Selain itu, BKSDA memilih Taman Burung sebagai lokasi penitipan karena beberapa alasan dan sudah melalui berbagai pertimbangan.

RPTRA Amanah Budidaya Ikan Nila, Hasil Panennya Bisa Dibeli Warga

Download Single Terbaru Raisa Berjudul Kembali, Lengkap dengan Lirik dan Musik Videonya

Pakai Rompi Tahanan, Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar Jalani Pemeriksaan Kesehatan

"Ada 38 ekor Jalak Bali yang kami titipkan. Kami pilih Taman Burung karena beberapa alasan. Pertama itu karena Taman Burung merupakan balai konservasi resmi dari Pemerintah. Lalu yang kedua track recordnya sudah cukup bagus. Mulai dari perawatan sampai pengembangbiakan berbagai jenis burung," sambungnya.

Ke-38 Jalak Bali rencanaya akan ditempatkan di karantina. Setelah itu akan dilepaskan ke peraga dan di penangkaran berupa Kubah Raksasa. Sebab tujuan utamanya untuk edukasi krn tujuannya untuk edukasi pengunjung yang datang berkunjung ke Taman Burung, TMII.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved