Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Arti di Balik Pertemuan Jokowi dan Prabowo: Kompak Berbaju Putih hingga Pilih Lokasi Stasiun MRT

Di balik pertemuan tersebut, ada beberapa kode persatuan yang ingin disampaikan oleh Jokowi dan Prabowo.

Editor: Muji Lestari
Istimewa
Presiden terpilih Joko Widodo bertemu dengan calon presiden nomor urut 02 yang menjadi pesaingnya dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto. 

"Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret," ujar Jokowi yang diikuti anggukkan kepala Prabowo.

"Yang ada adalah Garuda Pancasila," imbuh Jokowi.

"Sudahlah, enggak ada lagi cebong-cebong. Enggak ada lagi kampret-kampret," kata Prabowo.

"Semuanya sekarang merah-putih," tegasnya.

2. Stasiun MRT

Tak sebagaimana lazimnya pertemuan para elit politik yang digelar di hotel-hotel mewah.

Jokowi dan Prabowo memilih bertemu di tempat yang sederhana, yakni Stasiun MRT.

Kenapa Stasiun MRT dipilih?

Simbol apa yang ingin ditunjukkan dari lokasi pertemuan tersebut?

MRT adalah tempat berkumpulnya banyak orang.

Semua orang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, emak-emak, dewasa, tua, pekerja swasta, mahasiswa dan sebagainya semua menggunakan fasilitas MRT.

Stasiun MRT Lebak Bulus Jadi Saksi Pertemuan Akrab Jokowi dan Prabowo, Ada Pujian hingga Ucapan Maaf

Artinya, pertemuan tersebut ingin menyiratkan bahwa Jokowi dan Prabowo sebagai wakil masyarakat bertemu di tempat berkumpulnya masyarakat.

Keheterogenan pengunjung MRT dianggap mampu menggambarkan keheterogenan bangsa Indonesia.

Dan Jokowi dan Prabowo hadir dalam keheterogenen tersebut membawa pesan perdamaian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved