Kekeringan Cibarusah, Pemerintah Kabupaten Bekasi Janji Bangun Embung dan Sumur Bor

"Ada 6 titik embung penampungan air serta 120 titik sumur bor yang akan dibangun di Cibarusah dan Bojongmangu," kata Chaidir.

Kekeringan Cibarusah, Pemerintah Kabupaten Bekasi Janji Bangun Embung dan Sumur Bor
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sejumlah warga tengah mengambil air di Kali Cihoe akibat kekeringan yang sudah terjadi sejak kurang lebih tiga bulan. 

Laporan Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi berjanji akan membangun embung atau penampungan air dan sumur bor untuk mengatasi masalah kekeringan di Kecamatan Cibarusah. Dana sebesar Rp 20 miliar siap dilanggarkan untuk merealisasikan janji tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Nur Chaidir mengatakan, pembangunan embung dan sumur bor dianggarkan melalui anggran pendapatan belanja daerah (PPBD) tahun 2019.

"Ada 6 titik embung penampungan air serta 120 titik sumur bor yang akan dibangun di Cibarusah dan Bojongmangu," kata Chaidir saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2019).

Embung penampungan air hujan ini digunakan untuk keperluan pengairan persawahan ketika kemarau melanda. Dari enam embung, masing-masing akan dibangun sebanyak empat titik di Cibarusah dan dua titik di Bojongmangu.

VIDEO Lokasi Tanah Retak Pantai Anom Tangerang yang Mendadak Viral Karena Kekeringan

"Embung untuk keperluan persawahan sedangkan sumur bor untuk keperluan rumah tangga," jelas dia.

Chaidir menambahkan, untuk pembangunan sumur bor pihaknya masih perlu melakukan penelitian terlebih dahulu. Sebab, kontur tanah di Kecamatan Cibarusah yang kering membuat proses sumur bor harus melalui tahap teknik geolistrik.

"Karena kita harus melihat ketersediaan air tanahnya terlebih dahulu, tidak semua lokasi dapat dibangun (sumur bor), jangan sampai pembangunannya sia-sia," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, kekeringan terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Sedikitnya tiga desa yakni Desa Ridogalih, Ridomanah dan Sirnajati mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.

Akibat dari kejadian ini, sejumlah warga terpaksa memanfaatkan air Kali Cihoe untuk keperluan mandi, mencuci. Sementara, untuk lahan persawahan, petani di Cibarusah mengalami kerugian akibat gagal panen.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved