Penuh Debu Proyek Jalan Tol, Hari Pertama Masuk Sekolah Pelajar SMPN 21 Tangerang Bersihkan Kelas

Baru saja melangkah di depan pintu SMPN21 Tangerang, dari murid, orang tua murid hingga guru sudah disambut oleh debu yang tertiup angin.

Penuh Debu Proyek Jalan Tol, Hari Pertama Masuk Sekolah Pelajar SMPN 21 Tangerang Bersihkan Kelas
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Suasana masuk hari pertama SMPN21 Tangerang yang terkurung proyek pembangunan tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta, Senin (15/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BENDA - Pembangunan proyek Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta terus meninggalkan cerita duka untuk murid dan guru SMPN 21 Tangerang.

Lantaran, SMP negeri yang berlokasi di Jalan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang dikelilingi pembangunan proyek tol.

Dari pantauan TribunJakarta.com, sejak pukul 06.00 WIB para orang tua murid ramai mengantar anaknya yang baru saja diterima oleh sistem zonasi PPDB 2019.

Baru saja melangkah di depan pintu SMPN 21 Tangerang, dari murid, orang tua murid hingga guru sudah disambut oleh debu yang tertiup angin.

Sekolah SMPN 21 Tangerang yang terkepung pembangunan Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta di Benda, Kota Tangerang, Kamis (12/7/2019).
Sekolah SMPN 21 Tangerang yang terkepung pembangunan Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta di Benda, Kota Tangerang, Kamis (12/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Debu tersebut berasal dari proyek pembangunan Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta sejak dua bulan yang lalu.

"Sempat tadi kelilipan pas masuk ke sekolah buat upacara," ujar Melya siswa kelas 8 SMPN 21 Tangerang, Senin (15/7/2019).

Hal serupa juga disampaikan oleh Nurhaliza siswa kelas 8 yang juga sempat bersin-bersin saat memasuki ruang kelas SMPN21 Tangerang.

Padahal hari ini baru saja hari pertamanya masuk setelah libur panjang.

Begini Pemandangan SMPN 21 Tangerang Terkurung Pembangunan Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta

"Masuk-masuk suruh nyapu kelas, gara-gara debu banget. Banyak yang bersin-bersin juga," tutur Nurhaliza.

Dikesempatan yang sama, Plh Kepala Sekolah SMPN 21 Tangerang, Sarnoto mengatakan pihak pengembang sudah menyemprot tanah-tanah pembangunan tol.

"Sejak kemarin ramai, pengembang Minggu sore kemarin sudah semprot semua tanah pembangunan yang dekat gedung sekolah," jelas Sarnoto.

Menurutnya, sejak viralnya pemberitaan, pihak pengembang lebih rajin untuk membasahi tanah proyek tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved