Kuasa Hukum Lega Steve Emmanuel Hanya Divonis Sebagai Pengguna Narkoba

Kuasa hukum Steve Emmanuel mengaku lega kliennya hanya divonis sebagai pengguna bukan sebagai pengedar apalagi bandar narkoba.

Kuasa Hukum Lega Steve Emmanuel Hanya Divonis Sebagai Pengguna Narkoba
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Steve Emmanuel didampingi kuasa hukumnya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Kuasa hukum Steve Emmanuel mengaku lega kliennya hanya divonis sebagai pengguna bukan sebagai pengedar apalagi bandar narkoba.

Diketahui, majelis hakim menyatakan Steve Emmanuel terbukti melanggar Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Kami mengucapkan alhamdulillah dulu terhadap putusan vonis majelis hakim karena terus terang Steve sudah keluar sebagai orang yang dituduhkan sebagai pengedar, sebagai bandar. Karena pasalnya sangat berat 114 (pengedar) itu hukuman mati. Alhamdulillah diputuskan pemakai saja," kata kuasa hukum Steve, Firman Chandra di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (16/7/2019).

Steve Emmanuel saat berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya usai divonis 9 tahun penjara.
Steve Emmanuel saat berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya usai divonis 9 tahun penjara. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Kendati begitu, ia menilai vonis sembilan tahun yang diberikan terhadap kliennya sangat berlebihan.

Menurutnya, sebagai pengguna, Steve seharusnya tak dipindana melainkan hanya menjalani rehabilitasi sesuai Pasal 127 UU Nomor 35 Tahum 2009 Narkotika.

Ia pun mengacu pada saksi yang dihadirkan di persidangan yang menguatkan bahwa Steve memang merupakan pecandu narkotika sejak lama.

"Karena jelas-jelas Steve mengalami kekambuhan yang akut. Solusinya cuman satu direhab," kata Firman.

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim menilai Steve terbukti bersalah atas kepemilikan kokain seberat 92,04 gram.

Majelis hakim menilai Steve terbukti melanggar pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved