Ibadah Haji 2019

Ada Masalah Teknis, Pesawat Garuda Pengangkut Jemaah Haji Kembali Lagi ke Makassar

Sudah mengudara selama 4 jam, Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji menuju Madinah, Arab Saudi memutuskan putar balik.

Ada Masalah Teknis, Pesawat Garuda Pengangkut Jemaah Haji Kembali Lagi ke Makassar
Tribunnews.com/ Hendra Gunawan
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Sudah mengudara selama 4 jam, Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut  jemaah haji menuju Madinah, Arab Saudi memutuskan putar balik.

Pesawat tersebut mengalami masalah teknis.

Akibatnya, pesawat tersebut terpaksa kembali ke bandara asal di Makassar dan mengalami keterlambatan.

Berdasarkan data di situs penerbangan Flight Aware, pesawat Boeing 747-400 tersebut sudah terbang selama sekitar 2 jam sebelum memutuskan putar balik kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin.

Jelang Puncak Ibadah Haji, Ribuan Jemaah Dari Berbagai Negara Mulai Memadati Masjidil Haram

Akhir Pekan Ini Gelombang Dua Jemaah Calon Haji Dijadwalkan Memasuki Asrama Haji Pondok Gede

Menurut laporan Kepala Daerah Kerja Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Jauhari, Rabu (17/7/2019), pesawat bernomor GA1114 tersebut membawa sekitar 400 jemaah asal kloter Ujung Pandang (UPG) 14 dari Bandara Sultan Hasanuddin tujuan Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Pesawat itu, kata Jauhari, berangkat pada pukul 19.00 waktu setempat, Selasa (16/7) dan baru diberangkatkan lagi pada pukul 06.00, Rabu (17/7).

"Sesuai laporan, pesawat sudah sempat terbang, karena ada alasan teknis sehingga kembali lagi dan baru diterbangkan 10 jam kemudian," kata Jauhari.

Pihak Garuda Indonesia telah menginformasikan keterlambatan tersebut kepada tim PPIH di bandara Madinah dalam surat resminya.

Pesawat yang seharusnya tiba pukul 01.15 waktu Saudi, molor menjadi pukul 11.25 waktu Saudi.

Halaman
12
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved