Kabar Artis

Andar Situmorang Emosi Laporannya Ditolak, Hotman Paris: Sejak Awal Aku Sudah Ngakak!

Hotman Paris angkat suara terkait laporan Pengacara Andar Situmorang terhadap dirinya dan Fairuz A Rafiq.

Andar Situmorang Emosi Laporannya Ditolak, Hotman Paris: Sejak Awal Aku Sudah Ngakak!
Luthfi Khairul Fikri
Andar Situmorang yang mengaku pengacara Pablo Benua begitu emosional ketika laporannya terhadap Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris Hutapea ditolak di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (15/7/2019). 

"Gua ga tahu asistenya Hotman Paris itu kuliah hukumnya seperti apa gua ga tahu cara belajarnya dia gimana."

"Yang pasti terbalik, jadi logika berpikirnya terbalik, gua penasaran, boleh coba deh laporkan ini akun, laporkan gue, boleh dicoba deh," ucap Pablo Benua dalam videonya.

Dipuji Kerap Bicara Politik, Arie Kriting Senyum-senyum & Berseloroh: Ini Makin Membahayakan Karir

Narsis di Grand Indonesia, Bisa Nginap Gratis di Hotel Indonesia dengan Syarat Ini!

Menanggapi hal itu, Hotman Paris tampak geram.

Tanggapan Hotman Paris disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.

"Dulu nantangin aspri hotman agarbelajar hukum lagi! Sekarang siapa yg harus belajar?."

"Suheng Hotman paris selalu pesan : jangan buat publik marah! Analisa hukum hotman sudah di uji oleh ribuan murid advojat dan ratusan pengusaha!" tulis Hotman Paris, Jumat (12/7/2019).

Serba-serbi Jemaah Haji Indonesia: Bawa Rice Cooker, Cobek Hingga Mangga Muda untuk Rujak

Pecahkan Rekor EXO, Album Solo Baekhyun yang Bertajuk City Light Puncaki Tangga Lagu di 66 Negara

Tak hanya itu, Hotman Paris juga kembali menyampaikan tanggapannya soal asisten pribadinya.

"Hai Pablo: kamu suruh aspriku belajar lagi! Kamu tau sudah 20 tahun aspriku belajar dari Gus Hot? Ratusan kasus kakap!!" tulis Hotman Paris.

Sementara itu untuk diketahui, Galih Ginanjar, Pablio Benua, dan Rey Utami saat ini telah ditetapkan tersangka kasus video viral ikan asin.

Ketiganya pun kini telah resmi ditahan per Jumat (12/7/2019).

Diwartakan Grid.id, tepat pada Jumat (12/7/2019) pukul 10.53 WIB, Rey Utami keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan menggunakan rompi tahanan berwarna merah.

Kemudian disusul dengan suaminya Pablo Benua dan Galih Ginanjar yang juga mengenakan rompi, masker dan jaket berwarna abu-abu.

Tanpa banyak bekomentar, mereka langsung dibawa ke Bidokkes Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditetapkan tersangka kasus video viral ikan asin.

Kabid Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pun membenarkan penetapan tersangka kepada Rey Utami dan Pablo Benua.

Rey Utami dan Pablo Benua akan melanjutkan pemeriksaan sebagai tersangka di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Farhat Abbas pun berharap kliennya tak ditahan setelah ditetapkan tersangka.

Sebab, kata Farhat Abbas, Rey Utami dan Pablo memiliki anak yang masih kecil.

"Iya pasti, kan suami isrtri ini anaknya kan masih kecil. Mudah-mudahan di bulan Bhayangkara, Polri masih memperhatikan itu," kata Farhat Abbas, Kamis (11/7/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.

Kalau pun Rey Utami dan Pablo Benua ditahan, Farhat Abbas akan mengajukan penangguhan penahanan.

Farhat Abbas juga menyatakan jika pihaknya telah menyiapkan argumen dan alibi untuk pemeriksaan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka.

"Ya kita ikuti saja pemeriksaannya. Kami kan sedang menyampaikan argumen alibi dan sebagainya," terang Farhat Abbas.

Ikan Asin Buat Galih Ginanjar hingga Rey Utami Jadi Tersangka, Fairuz A Rafiq: Semua Karena Allah

Ramalan Zodiak Jumat 12 Juli 2019, Cancer Tak Mudah Ditipu, Libra Sibuk, Aquarius Berkomitmen

Farhat Abbas pun tampak menyayangkan atas status tersangka untuk Rey Utami dan Pablo Benua.

"Memang ada fakta ada hal seperti itu, tak bisa kita pungkiri masalah berkaitan dengan hukum. Cuma kan ada yang megang-megang sudah tahu kesalahannya, dibuat opini mengajak orang menyebarkan permusuhan dilakukan oleh pihak Fairuz dan pengacaranya," ucap Farhat Abbas.

Di sisi lain, Farhat Abbas menganggap proses penetapan tersangka Rey Utami dan Pablo Benua itu tak biasa.

"Ya, kalau prosesnya itu di luar dari kebiasaan saja. Pemeriksaan sampai tengah malam, sampai pagi, enggak ada kesempatan istirahat. Itu saja," ungkap Farhat Abbas.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved