Anies Jawab Kritikan Pembongkaran Getih Getah: Masa Hidup dan Anggaran untuk Petani Bambu

Maka saat ini sudah sewajarnya untuk dibongkar seperti barang-barang Asian Games lainnya.

Anies Jawab Kritikan Pembongkaran Getih Getah: Masa Hidup dan Anggaran untuk Petani Bambu
Warta Kota/Alex Suban
Instalasi bambu karya Joko Avianto berjudul "Getih Getah Pasukan Majapahit" terpasang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018). Karya seni ini ditopang 73 bambu menandai usia NKRI, menghabiskan 1.500 bambu dengan ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 13 meter. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR- Instalasi bambu Getih Getah di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, sempat kembali menjadi perbincangan publik lantaran dibongkar.

Banyak masyarakat hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyayangkan karya seni ini dibongkar karena dibuat dengan biaya yang fantastis yakni Rp 550 juta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki penilaian berbeda terhadap pembongkaran ini.

Mempunyai masa hidup

Anies menyebut bahwa instalasi bambu itu memang sudah waktunya dibongkar.

Hal ini lantaran bahan dasar instalasi itu adalah bambu yang mempunyai masa hidup.

"Kita menggunakan material lokal bambu. Pada waktu itu malah saya katakan diperkirakan usianya enam bulan. Proyeksinya waktu itu usianya enam bulan dan Alhamdulillah dengan sekarang bisa sampai 11 bulan," ucap Anies di Balairung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Ia menegaskan bahwa karya seni itu adalah bagian dari sambutan untuk Asian Games 2018 lalu.

Maka saat ini sudah sewajarnya untuk dibongkar seperti barang-barang Asian Games lainnya.

"Semua yang kita pasang kemarin dalam rangka menyambut Asian Games sudah dicopot beberapa bulan sesudah Asian Games. Bertahan sampai bulan Juli adalah bonus. Yang lain-lain sudah dicopot semua," kata dia.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved