Komplotan Pencuri Modus Congkel Mobil di Area Parkir Mal Selalu Incar Merek Honda

Berdasarkan hasil interogasi, sejumlah mobil yang pernah mereka congkel misalnya Honda Accord, Honda Brio, Honda CR-V, Honda Freed, Honda Jazz.

Tayang:
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
MJ saat menunjukkan cara dia mencongkel mobil di Mapolsek Kelapa Gading, Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - MS (37), SFD (38), dan HDR (28) diringkus aparat Polsek Kelapa Gading usai mencuri barang berharga dengan modus congkel mobil.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Jerrold Kumontoy mengatakan, mobil incaran mereka umumnya bermerek Honda.

"Mereka mencari (mobil merek) Honda, khususnya Honda-Honda yang lama," kata Jerrold di Mapolsek Kelapa Gading, Senin (22/7/2019).

Berdasarkan hasil interogasi, sejumlah mobil yang pernah mereka congkel misalnya Honda Accord, Honda Brio, Honda CR-V, Honda Freed, Honda Jazz, dan Honda Civic.

Jerrold mengatakan, ada alasan tertentu di balik aksi para pelaku memilih mobil bermerek Honda.

Melawan Saat Ditangkap, Kaki Komplotan Pencuri Modus Congkel Mobil Ditembak di Cipinang

Mobil bermerek Honda, terutama tahun-tahun di bawah 2019, menurut para pelaku tidak dilengkapi alarm yang ketat.

"Karena menurut mereka itu tidak terkonek dengan alarm. Mereka ini sudah beraksi sejak 2014," ujar Jerrold.

Jerrold mengatakan, para pelaku hanya memfokuskan aksi mereka untuk mencuri barang berharga yang ada dalam mobil.

Target operasi mereka adalah area parkir pusat perbelanjaan yang ada di sekitaran Jakarta.

Dalam aksinya, para pelaku bekerja berkomplot dengan peran masing-masing.

Polisi mengetahui aksi pelaku usai adanya laporan dari seorang korban bernama Sofyan pada 9 Juli 2019 lalu.

Korban mobilnya dicongkel oleh para pelaku dan barang berharga seperti laptop di dalam mobilnya raib.

Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penelusuran. Sehari sebelum penangkapan, para pelaku diketahui menjalankan aksinya di Mall Arion, Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Jerrold, polisi sempat kesulitan menangkap para pelaku lantaran saat menjalankan aksinya, mereka menggunakan mobil yang pelat nomornya diubah-ubah.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved